Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya mengalami pergerakan beragam pada hari ini Selasa, 13 Mei 2025. Sejumlah koin menuju zona hijau tetapi beberapa lainnya masih mengalami tekanan yang dalam.
Mengutip data dari Coinmarketcap, Selasa (13/5/2025) kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 0,83% dalam 24 jam. Namun jika dihitung dalam sepekan, harga Bitcoin masih mengalami penguatan 10,30%. Harga Bitcoin hari ini berada di level Rp 1,71 miliar per koin.
Advertisement
Kripto Ethereum (ETH) juga melemah 1,39% dalam 24 jam dan menguat 38,51% dalam sepekan. Harga ETH sekarang berada di level Rp 41,30 juta per koin.
Kripto stablecoin Tether (USDT) menguat hingga 0,90% dalam 24 jam dan 1,66% dalam sepekan. Hal itu membuat USDT diperdagangkan di angka Rp 16.700.
Sementara itu, XRP menanjak 6,64% dalam 24 jam dan melonjak 19,97% dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 41.943 per koin.
Binance coin (BNB) mengalami kenaikan hingga 1,54% dalam 24 jam dan 11,79% dalam sepekan. Harga kripto BNB kini dipatok Rp 10,97 juta per koin.
Kemudian, Solana (SOL) naik tupis 0,19% dalam sehari dan 20,41% dalam sepekan. Saat ini, harga SOL diperdagangkan di level Rp 2,89 juta per koin.
Adapun USD Coin (USDC) 0,90% dalam 24 jam dan 1,64% dalam sepekan. USDC hari ini berada di kisaran Rp 16.699.
Sedangkan harga coin meme Dogecoin (DOGE) turun 1,41% dalam sehari dari penguatan 36,08% sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 3.812 per token.
Kemudian Cardano (ADA) naik 0,29 % dalam 24 jam terakhir dan 23,83% sepekan. Dengan begitu, harga ADA berada pada level Rp 13.489 per koin.
TRON (TRX) menguat 3,09% persen dalam 24 jam dan 11,18% sepekan. Harga TRX kini diperdagangkan Rp 4.528 per koin.
Adapun keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,3 triliun atau menurun 1,11%.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Sentimen Ini Bakal Kerek Harga Bitcoin Tembus USD 108.000
Harga Bitcoin (BTC) akhirnya kembali menembus level psikologis USD 103.000 untuk pertama kali sejak Februari 2025, sebelum terkoreksi tipis akibat aksi ambil untung oleh investor.
Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi sentimen positif, termasuk keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga acuan. Serta pengumuman Presiden AS, Donald Trump mengenai kesepakatan perdagangan dengan Inggris.
Trump menyatakan pemerintahannya telah menandatangani kesepakatan dagang dengan Inggris, menandai langkah pertama sejak peluncuran program tarif besar-besaran bulan lalu. Mencakup pengurangan tarif impor untuk baja dan mobil, yang turut meredakan kekhawatiran inflasi rantai pasokan.
Sentimen positif turut berdampak pada pasar kripto secara luas. Data dari CoinGlass mencatat, lebih dari USD 492 juta posisi short dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, mencerminkan tekanan beli yang signifikan di tengah optimisme investor.
"Lonjakan harga Bitcoin ini tidak hanya dipicu oleh faktor teknikal, tetapi juga oleh stabilitas kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik yang kondusif," ujar Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur, Sabtu (10/5/2025).
Sentimen Bullish
Meskipun demikian, berbagai indikator pasar tetap menunjukkan sentimen bullish. Indeks Fear & Greed berada di level 70, menandakan dominasi rasa percaya diri pelaku pasar terhadap tren naik. Namun, dominasi Bitcoin atas altcoin masih kuat, tercermin dari Indeks Musim Altcoin yang hanya berada di angka 36 dari 100.
"Skenario bullish Bitcoin kini mengarah pada level resistensi berikutnya di USD 105.000. Jika kesepakatan dagang yang diisyaratkan oleh PresidenTrump benar-benar terwujud, kemungkinan besar dengan Inggris, para investor optimistis bahwa jalur menuju USD 120.000 akan terbuka dalam waktu dekat," imbuh Fyqieh.