Kreativitas Anak Perlu Dipupuk, Ini Satu Cara Pastikan Alat Gambar yang Aman

Kreativitas anak-anak sering dipacu tanpa menyadari ada bahaya di belakangnya. Salah satu yang sering terjadi adalah ketika anak memasukkan alat gambar ke mulutnya.

oleh Edhie Prayitno IgeDiterbitkan 17 Mei 2025, 09:00 WIB
lomba mewarnai

Liputan6.com, Semarang - Keselamatan anak-anak menjadi isu utama di dunia. Yang sering terjadi, sikap over protektif yang akhirnya membatasi kreativitas. Itulah salah satu isu yang menjadi dasar kerja sama perusahaan alat mewarnai dan melukis asal Korea Selatan, Titi yang memilih bekerja sama dengan distributor lokal PT. Kenko Sinar Indonesia. Kerja sama diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara CEO Titi Company Ltd., Simon Cho, dan Direktur Utama PT. Kenko Sinar Indonesia, Suwandi Sun.

Dalam penjelasannya, Suwandi Sun menyebutkan bahwa keselamatan anak-anak adalah prioritas utama mereka. "Kita tahu bahwa alat mewarnai seperti crayon, oil pastel, cat air, dan cat akrilik sering menjadi bagian dari petualangan kreatif anak-anak, termasuk kebiasaan memasukkan alat ke mulut," katanya.

Alat-alat ini tanpa diketahui sering mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Pigmen berbasis kadmium, kobalt, atau timbal, kadang ditemukan pada produk dengan regulasi rendah. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan mual, kerusakan ginjal, hati, hingga gangguan perkembangan otak jika tertelan. 

Apa Saja Bahayanya

Penandatanganan MoU Kenko dan peralatan mewarnai Titi dari Korea untuk memberi rasa aman terhadap anak-anak. Foto: liputan6.com/edhie prayitno ige 

"Timbal sangat berisiko menurunkan kecerdasan anak bahkan dalam jumlah kecil. Pelarut seperti xylene dalam cat akrilik dapat memicu keracunan akut, iritasi mata, atau kerusakan saraf jika terhirup atau tertelan," kata Suwandi.

Kemudian bahan Phthalates, yang digunakan untuk melunakkan crayon, berpotensi mengganggu hormon anak-anak dengan paparan berulang. Demikian pula dengan debu dari oil pastel juga dapat mengiritasi pernapasan, sementara cat air yang terkontaminasi bakteri atau jamur berisiko menyebabkan infeksi saluran cerna.

"Anak-anak ini tubuhnys masih berkembang, sangat rentan terhadap bahaya ini. Kebiasaan mengeksplorasi dunia dengan tangan dan mulut membuat mereka berisiko menelan atau menghirup zat beracun," katanya.

Melalui riset panjang produk dari Titi akhirnya mampu melalui pengujian ketat dan memperoleh sertifikasi KC, standar nasional Korea Selatan. Standar itu memastikan bebas dari bahan berbahaya dalam jumlah yang membahayakan. PT. Kenko Sinar Indonesia hanya mendistribusikan dan menjamin kepatuhan terhadap standar keamanan ini.

“Kami percaya bahwa melindungi anak-anak adalah fondasi untuk masa depan yang lebih baik. Seperti yang pernah dikatakan Plato, ‘We are twice armed if we fight with faith.’ Keyakinan kami dalam menyediakan alat mewarnai yang aman memungkinkan anak-anak Indonesia berkreasi tanpa risiko, memberikan ketenangan bagi orang tua dan guru,” kata Suwandi Sun.

Momentum penandatanganan itu diramaikan dengan menggelar lomba mewarnai untuk anak-anak, menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan imajinasi mereka. Populasi anak-anak Indonesia yang besar harus didukung dengan jaminan keamanannya. Alat mewarnai yang aman menjadi salah satu pendukung pendidikan seni, memastikan setiap coretan warna tidak hanya indah, tetapi juga bebas dari bahaya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya