Rumah Subsidi untuk Wartawan Ditambah jadi 3.000 Unit

Program rumah subsidi untuk wartawan melanjutkan alokasi sebelumnya sebanyak 1.000 unit, sehingga total rumah subsidi yang disiapkan pada 2025 mencapai 3.000 unit.

oleh Tira SantiaDiperbarui 06 Mei 2025, 20:38 WIB
Acara penyerahan kunci rumah kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Viada Hafid, akan menambah 2.000 rumah subsidi untuk wartawan.

Program ini melanjutkan alokasi sebelumnya sebanyak 1.000 unit, sehingga total rumah subsidi yang disiapkan untuk insan pers pada tahun ini mencapai 3.000 unit.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan program ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga dan BUMN, di antaranya BTN, TAPERA, SMF, serta Komdigi. 

Ia menuturkan, pembiayaan rumah subsidi ini ditopang oleh SMF sebesar 25 persen dan TAPERA sebesar 75 persen, dengan dukungan data dari BPS.

"Jadi, terus terang saya kenapa ingin wartawan 3.000, itu tahun ini kita membangunnya pembiayaannya itu sudah ada buat setara dengan 350 ribu," kata Menteri yang akrab disapa Ara dalam konferensi pers penyerahan kunci rumah kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025).

Ara menekankan pentingnya kehadiran wartawan di lingkungan perumahan sebagai pengawas sosial yang dapat memastikan kualitas hunian sesuai janji para pengembang.

"Kalau satu perumahan saja ada wartawannya satu, itu ada 3.000 perumahan yang ada wartawannya. Ini apa gunanya buat negara? Harapan saya tolong disampaikan yang benar bukan yang ga enak didengar,” ujarnya.

Ia menilai wartawan dapat berperan penting dalam mengawal janji para pengembang dan pihak perbankan, serta menyuarakan aspirasi warga jika ada masalah di lingkungan perumahan.

"Jadi, apa yang dijanjikan pengembang, apa yang dijanjikan oleh bank, apa yang dijanjikan pihak yang berkepentingan, itu wartawan bisa menyuarakan,” ujarnya.

 

 

Perumahan di Cibitung Bekasi Bebas Banjir

Penyerahan kunci rumah kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Ara memastikan kawasan Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, yang diperuntukkan bagi wartawan, aman dari banjir dan memiliki kualitas hunian yang layak.

Menteri yang akrab disapa Ara, menegaskan bahwa kawasan tersebut tidak terdampak banjir saat wilayah Bekasi dilanda genangan beberapa waktu lalu.

"Enggak banjir ya (wilayah ini tidak rawan banjir). Kemarin waktu Bekasi banjir Ini nggak banjir Tidak banjir. Nah Itu penting sekali,” kata Ara.

 

Ada 124 Wartawan Calon Penghuni Perumahan di Cibitung

Penyerahan kunci rumah kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Selain itu, Ara mengungkapkan saat ini sudah ada 124 orang wartawan  yang mendaftar sebagai calon penghuni di perumahan Gran Harmoni ini, dan dilakukan penyerahan simbolis kepada 5 orang perwakilan.

Adapun dalam peninjauannya, ia juga memperhatikan kualitas bangunan. Dengan berbagai fasilitas dan kualitas bangunan yang memadai, ia berharap perumahan ini bisa menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi para wartawan.

 "Ini temboknya dua lapis (double dinding), tingginya 3 meter. Airnya nanti dari PAM. Meja dapur juga sudah disediakan,” ujar dia.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya