Pentingnya Literasi Keuangan Bantu Penetrasi Pasar Asuransi di Indonesia

Literasi Finansial tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap perlindungan asuransi

oleh Septian DenyDiterbitkan 30 April 2025, 10:15 WIB
Ilustrasi asuransi. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta PT Asuransi BRI Life (BRI Life) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjalin kerjasama dan sinergi untuk meningkatkan kesejahteraan nasabah ultra mikro khususnya anggota PNM Mekaar, melalui serangkaian kegiatan literasi dan inklusi keuangan di sejumlah titik wilayah, diantaranya; Banyuwangi, Cirebon, Bandung, Pati dan  Yogyakarta.   

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BRI Life dan PNM dalam upaya meningkatkan  pemahaman masyarakat tentang literasi dan inklusi finansial, khususnya pentingnya asuransi jiwa dalam memberikan perlindungan bagi diri dan keluarga.

Pada kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang dilaksanakan di Cirebon Jawa Barat  pada 23 April 2025 lalu, diikuti oleh 50 Ketua Kelompok PNM Mekaar Cirebon dengan mengambil tema Cerdas Mengelola Keuangan Untuk Membangun Kesejahteraan.

Dalam sinergi tersebut, BRI Life menyampaikan materi literasi keuangan, khususnya asuransi yang dapat menjawab kebutuhan perlindungan jiwa para pelaku usaha ultra mikro. Melalui literasi yang komprehensif, para peserta diberikan wawasan mengenai manfaat asuransi jiwa sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kesehatan, yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi keluarga mereka.

Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution secara terpisah menjelaskan bahwa, sinergi  ini merupakan wujud nyata dari komitmen berkelanjutan BRI Life dalam mendukung perlindungan finansial bagi masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah. Melalui perlindungan jiwa dalam bentuk asuransi, BRI Life menghadirkan solusi yang selaras dengan prinsip keuangan dan kepedulian soscial .

“Melalui kegiatan literasi ini, kami tidak hanya berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap perlindungan asuransi. Dengan begitu, nasabah dapat terlindungi dari berbagai risiko tak terduga, sehingga dapat terus tumbuh secara mandiri dalam aspek ekonomi," kata dia dikutip Rabu (30/4/2025).

Nasabah Mekaar yang sebagian besar merupakan ibu-ibu pelaku UMKM, tentunya memiliki risiko dalam mengelola usaha dan kehidupan keluarga, seperti risiko sakit, kecelakaan, atau suatu keadaan yang mengancam keselamatan jiwa, tentunya kondisi ini dapat mengganggu stabilitas ekonomi keluarga.

 

 

Inklusi Keuangan

Ilustrasi Formulir Asuransi Kesehatan (freepik/osaba)

Menurut Kepala Divisi JMT PNM Cut Ria, berdasarkan keadaan tersebut, PNM menyadari pentingnya literasi dan inklusi keuangan untuk dilaksanakan terus menerus dan berkesinambungan kepada masyarakat, dengan memberikan edukasi akan  manfaat asuransi jiwa sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kesehatan yang tidak dapat diprediksi.

Ria menuturkan, “Melalui kegiatan ini ini kami berharap para peserta/ketua kelompok yang hadir, selanjutnya akan memberikan motivasi kepada anggota kelompoknya serta   masyarakat sekitar tempat tinggal mereka”. 

 

 

Literasi Asuransi di Banyuwangi

PT Asuransi BRI Life (BRI Life) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjalin kerjasama dan sinergi untuk meningkatkan kesejahteraan nasabah ultra mikro khususnya anggota PNM Mekaar

Sebelumnya pada 20 Februari 2025, kegiatan yang sama telah dilaksanakan di Banyuwangi Jawa Timur dan diikuti oleh 100 anggota Mekaar PNM Banyuwangi dengan mengangkat tema “Mengoptimalkan Keuangan Dalam Mengembangkan Usaha Mikro”.

Program sinergi literasi dan inklusi keuangan yang dilaksanakan  sejumlah wilayah ini (ttitik wilayah selanjutnya akan diselenggarakan di Bandung, Pati dan Yogyakarta), dilakukan melalui serangkaian pelatihan, sosialisasi, serta distribusi materi edukatif yang dirancang agar mudah dipahami oleh nasabah ultra mikro PNM Mekaar.   

“Ke depan, sinergi BRI Life dan PNM ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah, sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil melalui perlindungan asuransi jiwa mikro”, tutup Ade.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya