Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap hasil autopsi dokter forensik di RSUD Kabupaten Tangerang, terhadap korban anak kecil MA (4) yang ditemukan terbakar di dalam rumah kontrakan di Kampung Kresek, Desa Rawa Burung, RT 06 RW 09, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu, 27 April 2025.
Terdapat luka bakar pada bagian kepala, wajah, leher dan lengan. Lalu terdapat luka di kepala akibat benturan benda tumpul, resapan darah pada leher dan kerongkongan akibat kekerasan benda tumpul, dan bagian dinding luar anus korban terhadap memar.
Advertisement
"Sebab kematian korban dari hasil autopsi adalah akibat kekerasan benda tumpul pada bagian leher yang mengakibatkan tersumbatnya jalan nafas" kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.
Namun demikian, Zain belum mau mengungkap lebih dalam terkait hal tersebut. Karena masih harus melakukan pemeriksaan terhadap dokter forensik yang melakukan autopsi.
Saat ini, Tim Gabungan dari Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama unit Reskrim Polsek Teluknaga masih terus melakukan penyidikan untuk mengungkap peristiwa yang terjadi dan mencari keberadaan HB (38), seorang pria penyewa kontrakan, tempat ditemukannya korban, dimana diduga sebagai pelaku penyebab kematian korban.
"Kita masih mencari keberadaan HB, sebagai penghuni rumah kontrakan tersebut berprofesi sebagai security di kawasan bandara Soekarno Hatta, yang juga merupakan teman dekat (pacar) dari ibu kandung korban," pungkasnya.
Bocah 4 Tahun di Tangerang Tewas Terbakar di Rumah Kontrakan
Bocah berusia sekitar 4 tahun ditemukan tewas terbakar di dalam rumah kontrakan di Kampung Kresek, Desa Rawa Burung, RT06/09, Kabupaten Tangerang, Minggu (27/4/2025).
Peristiwa nahas itu diketahui saat sang ibu korban mencari anaknya di rumah kontrakan tersebut, namun ternyata pintu dalam keadaan terkunci.
"Karena dikunci, jadi ibunya duduk-duduk di depan kontrakan nunggu," kata warga setempat, M. Khairul.
Saat itu, warga di sekitar lokasi tengah kerja bakti membersihkan lingkungan. Ketika sang ibu tengah menunggu penyewa kontrakan datang, warga tiba-tiba menemukan kunci dari dalam got di sebelah kontrakan tersebut.
"Akhirnya sama ibunya korban dibuka kontrakannya, kelihatan asap udah penuh di ruangan dan kelihatan ada anak kecil udah tergeletak terbakar," jelas Khairul.
Lapor Bhabinkabtibmas
Khairul mengungkapkan, saat membuka kontrakan yang penuh asap tersebut, sang ibu melihat anaknya sudah tewas dengan kondisi hangus terbakar di bagian kepala hingga tubuh.
Seketika, jeritan histeris ibu dari bocah itu terdengar hingga mengundang warga yang semula tengah sibuk kerja bakti langsung berlari ke arah kontrakan.
"Ibunya langsung teriak, 'anak gua mati', sambil nangis. Terus warga pada datang, tapi api langsung besar saat pintu dibuka," ungkapnya.
Melihat api membesar, warga pun berupaya menyiramkan air ke kontrakan tersebut agar api tidak merambat ke rumah warga lain.
"Akhirnya warga banyak datang. Ketika api padam, baru kelihatan ada anak kecil yang hangus," tuturnya.
Usai menemukan adanya jenazah anak kecil, warga pun lantas melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkabtibmas setempat. Hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan dan dilaporkan ke Mapolsek Teluknaga.
"Akhirnya pemadam kebakaran sampai tim Inafis periksa di dalam dan jenazahnya dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," kata Khairul.