Kisah Aiptu Jimmi, Dirikan Pondok Pesantren untuk Warga Kurang Mampu

Personel Polsek Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, mendirikan dan mengasuh pondok pesantren untuk pendidikan warga kurang mampu.

oleh M SyukurDiterbitkan 01 Mei 2025, 05:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Aiptu Jimmi yang mendirikan Pondok Pesantren untuk masyarakat kurang mampu di Pekanbaru. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru - Pangkatnya memang tidak perwira. Namun perhatiannya terhadap dunia pendidikan, khususnya agama Islam, patut diacungi jempol karena dia mendirikan serta mengasuh Pondok Pesantren di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Dia ada adalah Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Jimmi Parma. Pangkat dimaksud merupakan jenjang terakhir karir di Bintara Kepolisian sebelum akhirnya pindah golongan menjadi perwira setelah menempuh pendidikan.

Selama ini, Aiptu Jimmi bertugas di Polsek Rumbai Pesisir. Jimmi dipercaya Kapolsek mengemban tugas sebagai Ps Kepala Seksi Humas di jajaran Polresta Pekanbaru tersebut.

Di sela-sela kesibukannya sebagai personel Korps Bhayangkara, Aiptu Jimmi mengisi hari-harinya mengelola Pondok Al-Qur’an Baitul Ihsan. Pondok ini berlokasi di Jalan Kota Baru, Kampung Bandar Senapelan.

"Sudah ada sekitar 150 santri atau siswa di pondok," kata Jimmi.

Jimmi mendirikan pondok pesantren karena keprihatinannya terhadap anak-anak kurang mampu yang tidak bisa menikmati pendidikan. Tak ayal, pondok pesantren yang dikelolanya tidak dipungut biaya.

Jimmi berharap pondok pesantrennya melahirkan generasi penerus bangsa islami yang mampu menghafal Al-Qur'an. Pendidikan juga diselingi dengan mata pelajaran umum sebagai persiapan menghadapi masa depan.

"Semua operasional dan proses belajar mengajar dijalankan dengan prinsip keikhlasan serta pelayanan sosial berbasis nilai keagamaan," kata Jimmi.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Diharap Jadi Teladan

Dedikasi Aiptu Jimmi dalam dunia pendidikan mendapatkan perhatian dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam kunjungan kerjanya ke Pekanbaru untuk membuka Jambore Karhutla di Taman Hutan Raya Minas, Listyo menemui Aiptu Jimmi.

Kapolri mengapresiasi Aiptu Jimmi dan memberikannya kesempatan mengikuti sekolah perwira. Listyo menilai keteladanan Aiptu Jimmi sebagai representasi nyata dari Polri yang presisi, humanis dan peduli pendidikan. 

"Hal ini juga membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial dan pendidikan di tengah masyarakat," kata Listyo di Pekanbaru, 25 April 2025.

Listyo menjelaskan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi institusi atas inisiatif kemanusiaan serta kepedulian sosial.

Kapolri berharap keteladanan seperti ini dapat menginspirasi personel Polri di seluruh Indonesia untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya