Liputan6.com, Jakarta Rio Kitagawa, anggota grup idola Jepang Morning Musume '25, mengumumkan pengunduran dirinya sementara dari aktivitas grup setelah unggahan pribadi di media sosial yang berisi kritik terhadap rekan-rekannya tersebar luas di internet.
Melalui blog resmi grup pada 14 April 2025, Rio Kitagawa mengakui bahwa semua unggahan tersebut ditulis olehnya dan menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar serta sesama anggota grup.
Advertisement
"Saya dengan tulus meminta maaf atas perilaku saya yang tidak dewasa yang menyakiti rekan-rekan saya dan para penggemar," tulis Kitagawa. "Tidak diragukan lagi—semua yang telah dibagikan itu ditulis oleh saya," sambungnya, mengutip dari Tokyo Hive.
Rio Kitagawa menjelaskan bahwa unggahan tersebut awalnya dibagikan secara pribadi antara dirinya dan seorang teman sekitar dua tahun yang lalu, sebagai bagian dari percakapan santai tentang kehidupan sehari-hari dan pekerjaan.
Namun, ia mengakui bahwa konten tersebut, yang mencakup kritik terhadap sesama anggota dan keluhan pribadi, tidak dapat dibenarkan. "Apa yang saya lakukan tidak dapat dibenarkan," katanya. "Saya sangat menyesali tindakan saya."
Insiden Serupa Awal Tahun Ini
Permintaan maaf Kitagawa ini menyusul insiden serupa awal tahun ini pada bulan Januari, ketika foto-foto pribadinya bersama teman-teman universitas bocor ke publik.
Saat itu, ia juga menanggapi masalah tersebut melalui blog, mengonfirmasi bahwa gambar-gambar tersebut asli dan menyampaikan permintaan maaf terpisah.
Menambah ketegangan dalam grup, sub-leader Sakura Oda juga menjadi sorotan sehari sebelumnya, setelah foto dirinya bersama seorang pria beredar di internet.
Oda juga meminta maaf, menyatakan bahwa foto tersebut diambil selama sesi pemotretan santai dan pria dalam gambar tersebut adalah teman yang dikenal sebagai fotografer.
Ketegangan Internal dan Tekanan Kehidupan Idola
Dampak dari unggahan pribadi Kitagawa telah mengejutkan Morning Musume dan komunitas penggemar. Tangkapan layar dari akun media sosial pribadinya dilaporkan mencakup kata-kata keras tentang sesama anggota dan bahkan foto-foto yang diambil secara diam-diam—klaim yang tidak disangkal oleh Kitagawa dalam pernyataan publiknya.
"Benar. Saya menulis semua yang saat ini tersebar di internet," konfirmasinya.
Pengakuannya datang pada saat ketika pelecehan online dan tanggung jawab etis figur publik semakin mendapat perhatian. Gagasan bahwa satu anggota dapat merendahkan yang lain secara publik, bahkan dalam pengaturan pribadi, telah menimbulkan kekhawatiran tidak hanya di kalangan penggemar, tetapi juga dilaporkan dalam tim manajemennya.