Gempa Myanmar, Pagoda Buddha di Inn Wa Nyaris Rata dengan Tanah

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 07 April 2025, 14:45 WIB
Gempa Myanmar, Pagoda Buddha di Inn Wa Nyaris Rata dengan Tanah
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 lalu menyebabkan kerusakan di tempat-tempat bersejarah dan keagamaan. Sejumlah pagoda, biara Buddha, dan monumen-monumen berusia ratusan tahun rusak parah. Bahkan, di beberapa tempat, sebagian situs bersejarah tersebut telah menjadi puing-puing. Salah satu pagoda Buddha yang rusak parah terletak di Inn Wa, sebuah wilayah di pinggiran Mandalay, Myanmar. Data terbaru pada Minggu (6/4/2025) atau sekitar sembilan hari sejak gempa terjadi dan meluluhlantakkan Myanmar, jumlah korban tewas meningkat hingga sekitar 3.564 jiwa. Sementara itu 5.012 orang terluka, 210 lainnya masih dilaporkan hilang serta ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.
Seorang wanita berjalan melewati pagoda Buddha yang rusak di Inn Wa di pinggiran Mandalay pada 6 April 2025. (Foto oleh AFP)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 lalu menyebabkan kerusakan di tempat-tempat bersejarah dan keagamaan. (Foto oleh AFP)
Sejumlah pagoda, biara Buddha, dan monumen-monumen berusia ratusan tahun rusak parah. (Foto oleh AFP)
Bahkan, di beberapa tempat, sebagian situs bersejarah tersebut telah menjadi puing-puing. (Foto oleh AFP)
Salah satu pagoda Buddha yang rusak parah terletak di Inn Wa, sebuah wilayah di pinggiran Mandalay, Myanmar. (Foto oleh AFP)
Data terbaru pada Minggu (6/4/2025) atau sekitar sembilan hari sejak gempa terjadi dan meluluhlantakkan Myanmar, jumlah korban tewas meningkat hingga sekitar 3.564 jiwa. (Foto oleh AFP)
Sementara itu 5.012 orang terluka, 210 lainnya masih dilaporkan hilang serta ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal. (Foto oleh AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya