Evaluasi dan Rekomendasi Kebijakan Terkait MBG dari Kaisar Kiasa Kasih Said Putra

Kaisar menyebut bahwa setidaknya terdapat lima masalah utama yang muncul dari program MBG yang jadi andalan Presiden Prabowo Subianto.

oleh FachriDiperbarui 24 Januari 2025, 16:50 WIB
Sejumlah siswa sedang menyantap paket makanan bergizi gratis. (Dok. Pemkot Bandung)

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra menilai masih ada permasalahan yang muncul dari pelaksanaan program Makan Bergizi gratis (MBG) sejak 6 Januari 2025 lalu.

Kaisar menyebut bahwa setidaknya terdapat lima masalah utama yang muncul dari program MBG yang jadi andalan Presiden Prabowo Subianto. Kelima masalah utama tersebut meliputi kurangnya keterlibatan UMKM, petani, dan peternak lokal hingga belum adanya strandar menu nasional.

Untuk itu, Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Banteng Muda Indonesia (DPP BMI) periode 2021-2024 itu pun mengusulkan empat rekomendasi kebijakan guna menyempurnakan pelaksanaan program MBG.

Infografis evaluasi dan usulan rekomendasi program MBG dari Kaisar Kiasa Kasih Said Putra.

Rekomendasi yang diusulkan Kaisar itu pun memberikan gambaran langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk menyempurnakan pelaksanaan program MBG. 

Dengan implementasi kebijakan yang tepat, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya