Liputan6.com, Phnom Penh: Jangkrik dan laba-laba memang hanyalah serangga biasa. Tapi tidak bagi warga Kamboja. Bagi mereka, jangkrik dan laba-laba atau serangga jenis lain yang biasa muncul di musim hujan adalah kudapan atau makanan lezat yang penuh nutrisi dan mendatangkan keuntungan. Jangkrik goreng bawang putih, laba-laba, dan aneka serangga lain yang telah dimasak kini bisa ditemui di sejumlah pedagang makanan ringan di Phonm Penh, Kamboja.
Makanan ringan masyarakat Kamboja ini cukup menarik perhatian para turis yang datang ke Phnom Penh. Satu di antara warga yang kerap menuai untung di musim penghujan ini adalah Sok Tier, penjual jangkrik dan tarantula goreng. Ia mengaku mendapat untung lumayan cukup dari bisnis musiman itu. Namun tidak jarang ia sendiri jugalah yang menghabiskan dagangannya. Sok Tier sangat menyukai jangkrik goreng karena lezat dan aromanya sangat mengundang selera makan.(DEN/Kinanti Pinta)
Makanan ringan masyarakat Kamboja ini cukup menarik perhatian para turis yang datang ke Phnom Penh. Satu di antara warga yang kerap menuai untung di musim penghujan ini adalah Sok Tier, penjual jangkrik dan tarantula goreng. Ia mengaku mendapat untung lumayan cukup dari bisnis musiman itu. Namun tidak jarang ia sendiri jugalah yang menghabiskan dagangannya. Sok Tier sangat menyukai jangkrik goreng karena lezat dan aromanya sangat mengundang selera makan.(DEN/Kinanti Pinta)