Suasana kawasan permukiman padat penduduk terlihat dari ketinggian di wilayah Jakarta, Kamis (12/12/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Wa Ode Herlina menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak pemasangan hidran di permukiman padat penduduk. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pemasangan hidran di permukiman padat penduduk bertujuan agar ketika terjadi kebakaran bisa ditangani dengan cepat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Wa Ode Herlina juga mengimbau pihak pemerintah provinsi segera mencari solusi terbaik untuk wilayah padat penduduk agar kejadian serupa tidak terulang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sebelumnya, pada Selasa 10 Desember 2024 lalu, kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di jalan Kemayoran Gempol, RT 002-RT 009 RW 05, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan ada 200 rumah semi permanen yang hangus akibat kebakaran tersebut. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta Isnawa Adji mengatakan sekitar 1.800 jiwa dari 600 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
BPBD Jakarta juga menyatakan, warga yang terdampak telah mengungsi di tiga lokasi sementara yang menjadi posko pengungsian. (Liputan6.com/Angga Yuniar)