KPK terus mendalami tindak pidana pencucian uang terkait suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dengan tersangka Ahmad Fathanah.
Untuk menelusuri aset milik orang dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ini, lembaga antikorupsi itu pun menjadwalkan memeriksa sejumlah pihak. Di antaranya adalah Andy Tan selaku Area Manager Mazda Jakarta Timur. Andy yang showroom-nya diduga pernah menjual mobil kepada Fathanah ini akan diperiksa sebagai saksi.
KPK juga dalam waktu yang bersamaan akan memeriksa Luthfi serta Robby Saleh yang tercatat sebagai bagian kemahasiswaan Universitas Bina Nusantara (Binus).
"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AF (Ahmad Fathanah)," ujar Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/5/2013).
Sedangkan dalam perkara suapnya, KPK juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya. Mereka adalah Thomas Sembiring selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia, Debbie Indrawati, dan Hilda Irany Effendy yang merupakan karyawan PT Indoguna Utama, serta Irwanto selaku Direktur CV Surya Cemerlang Abadi. (Frd)
Untuk menelusuri aset milik orang dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ini, lembaga antikorupsi itu pun menjadwalkan memeriksa sejumlah pihak. Di antaranya adalah Andy Tan selaku Area Manager Mazda Jakarta Timur. Andy yang showroom-nya diduga pernah menjual mobil kepada Fathanah ini akan diperiksa sebagai saksi.
KPK juga dalam waktu yang bersamaan akan memeriksa Luthfi serta Robby Saleh yang tercatat sebagai bagian kemahasiswaan Universitas Bina Nusantara (Binus).
"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AF (Ahmad Fathanah)," ujar Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/5/2013).
Sedangkan dalam perkara suapnya, KPK juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya. Mereka adalah Thomas Sembiring selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia, Debbie Indrawati, dan Hilda Irany Effendy yang merupakan karyawan PT Indoguna Utama, serta Irwanto selaku Direktur CV Surya Cemerlang Abadi. (Frd)