Segera Bebas Sanksi Doping, Paul Pogba dan Juventus Justru Bakal Bercerai

Saga panjang Paul Pogba dan Juventus akhirnya menemukan titik terang. Setelah hukuman larangan bermain sang gelandang Prancis dipangkas dari empat tahun jadi 18 bulan, kedua pihak dilaporkan telah mencapai kata sepakat terkait masa depan Pogba di Turin.

oleh Rahmat FathurahmanDiterbitkan 08 Oktober 2024, 05:00 WIB
Juventus resmi mengumumkan Paul Pogba sebagai rekrutan anyar pada Senin (11/7/2022). (Twitter Juventus)

Liputan6.com, Jakarta - Saga panjang Paul Pogba dan Juventus akhirnya menemukan titik terang. Setelah hukuman larangan bermain sang gelandang Prancis dipangkas dari empat tahun jadi 18 bulan, kedua pihak dilaporkan telah mencapai kata sepakat terkait masa depan Pogba di Turin.

Perjalanan Pogba bak roller coaster sejak kembali ke Juventus. Mantan bintang Manchester United ini terpaksa absen lebih dari setahun setelah dinyatakan menggunakan testosteron non-endogen pada pekan pembuka Serie A musim 2023/2024. Hasil positif ini dikonfirmasi melalui sampel B, yang berujung pada vonis larangan bermain empat tahun dari Pengadilan Anti-Doping Nasional Italia.

Namun, Pogba tak menyerah. Ia mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan usahanya membuahkan hasil manis. Akhir pekan lalu, kabar menggembirakan datang, hukuman Pogba dipotong drastis menjadi 18 bulan, sebagian besar telah ia jalani. 

Dengan keputusan ini, Pogba bisa kembali merumput pada Maret 2025. Bahkan, ia berpeluang memulai latihan kembali secepat Januari mendatang, entah bersama Juventus atau klub baru. 


Paul Pogba Keluar dari Masa Gelap

Paul Pogba memilih meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya habis. Ia memutuskan untuk kembali ke Juventus setelah berpisah dengan MU. Pemain berusia 29 tahun tersebut sebelumnya pernah membela Juventus selama empat tahun antara 2012 sampai 2016. Pogba kembali ke Allianz Stadium dengan status bebas transfer. Gelandang asal Prancis tersebut dikontrak jangka panjang dengan durasi selama empat tahun. (AFP/Ethan Miller)

Saga Pogba dan Juventus menemui babak akhir yang mengejutkan. Menurut laporan Fabrizio Romano, si pakar transfer ternama, kedua pihak telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama mereka setelah drama doping yang menghebohkan.

Meski kontrak Pogba masih berlaku hingga 2026, Bianconeri dan La Pioche memilih untuk berpisah jalan. Awalnya Juventus berencana memutus kontrak jika larangan empat tahun tetap berlaku. Namun, setelah hukuman dipangkas, mereka sempat mempertimbangkan opsi mempertahankan Pogba dengan gaji minimum sekitar 1.700 poundsterling per bulan.

Kini, keputusan final telah diambil. Romano mengungkapkan bahwa pembicaraan pemutusan kontrak akan dimulai. Pogba sendiri merasa bahwa memulai lembaran baru adalah langkah terbaik bagi kariernya.

Sang gelandang berusia 31 tahun tak lupa mengungkapkan kelegaannya usai putusan CAS. "Akhirnya mimpi buruk ini berakhir," ujarnya. "Saya dapat kembali mengejar impian saya."

Pogba menegaskan bahwa ia tak pernah sengaja melanggar aturan anti-doping. "Saya hanya mengkonsumsi suplemen yang diresepkan dokter, yang tidak mempengaruhi kinerja atlet pria," jelasnya. Ia juga berterima kasih kepada CAS yang telah mendengarkan pembelaannya."

Lanjut Baca:

"Ini masa yang sangat menyedihkan," aku Pogba. "Semua yang telah saya perjuangkan keras tertunda. Terima kasih atas cinta dan dukungan. Saya tak sabar kembali ke lapangan," ujarnya, dilansir dari SportsMole. Kepergian Pogba kali ini menandai akhir era yang pahit. Sejak kembali dari Manchester United pada 2022, ia hanya tampil 12 kali untuk Juventus. Cedera memaksanya absen di Piala Dunia 2022, dan kini saga doping mengakhiri petualangan keduanya di Turin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya