Liputan6.com, Jakarta - Honda tengah mempertimbangkan untuk membangun pabrik kendaraan listrik senilai US$ 13,9 miliar atau setara Rp 217 triliunan di Kanada. Bahkan, para pejabat dari daerah yang dimaksud, akan bertemu perwakilan dari jenama asal Jepang tersebut untuk membahas rencana itu.
Disitat dari Reuters, pembicaraan di Ottawa akan melibatkan beberapa departemen federal yang berbeda. Demikian disitat dari sumber yang mengetahui masalah itu, namun tidak berwenang untuk berbicara secara langsung.
Advertisement
Honda sendiri menolak berkomentar, apakah perwakilannya berencana bertemu dengan pejabat Kanada, pada pekan ini. Tidak ada yang bisa diungkapkan saat ini, kata juru bicara Honda di Tokyo.
Sementara itu, Asia Nikkei melaporkan bahwa Honda sedang mencari beberapa lokasi potensial untuk pabrik tersebut, termasuk di samping pabrik mobil yang sudah ada di Alliston, Ontario.
Laporan tersebut mengatakan, Honda memperkirakan akan mengambil keputusan pada akhir 2024, dan mengoperasikan fasilitas baru tersebut pada awal 2028.
"Perwakilan pemerintah federal terus menjalin hubungan dengan honda, seperti yang mereka lakukan dengan semua calon investor besar lainnya," ujar Audrey Champoux, juru bicara Menteri Perindustrian Francois-Philippe Champagne.
Honda, pembuat mobil terbesar kedua di Jepang, lamban meningkatkan penjualan kendaraan listrik. Produsen mobil asal Negeri Matahari Terbit ini, dengan mitranya LG Energy Solution pada 2022 mengumumkan Ohio sebagai lokasi pabrik baterai usaha patungan.
Truk Hidrogen Hasil Pengembangan Honda dan Isuzu Mulai Diuji Coba
Honda Motor Co., Ltd. menjalin kerjasama dengan Isuzu Motors Limited dalam uji coba truk berbahan bakar hidrogen Giga Fuel Cell. Uji coba yang dilakukan di Jepang itu berlangsung mulai dari akhir tahun 2023 hingga September 2024.
Disebutkan, uji coba ini bertujuan untuk mencapai kemajuan dalam pengumpulan data, pengetahuan, dan mengidentifikasi masalah teknis sebagai persiapan sebelum resmi dilepas ke pasar pada 2027.
Sebelumnya pada Januari 2020, Honda dan Isuzu telah menandatangani perjanjian kerjasama dalam mencapai suatu kendaraan yang memiliki kemampuan berkendara jarak jauh, berkapasitas beban besar, pengisian bahan bakar cepat serta ramah lingkungan.
Model prototype yang akan diuji di jalanan umum ini sebelumnya telah diperlihatkan pada pameran Japan Mobility Show 2023 di Jepang, Oktober lalu.
Salah satu karakteristik unik dari hidrogen adalah kemampuannya untuk menyimpan energi dengan kepadatan yang tinggi.