Belarusia Minat Bangun Pabrik Traktor di Indonesia

Belarusia menjajaki peluang investor sektor alat berat di Indonesia. Negara ini telah melakukan studi pasar serta meminta pemerintah mencarikan partner lokal.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Maret 2013, 12:19 WIB
Belarusia menjajaki peluang investor sektor alat berat di Indonesia. Negara ini telah melakukan studi pasar serta meminta pemerintah mencarikan partner lokal dan menjelaskan tentang kebijakan Indonesia pada industri alat berat.

Hal ini disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat usai bertemu dengan Menteri Perindustrian Belarusia Dmitry Katerinich di kantornya di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Dia menuturkan Belarusia merupakan negara produsen terbaik di dunia untuk alat-alat berat. Sebesar 70% hasilnya diekspor ke seluruh dunia seperti traktor, truk untuk pertambangan. "Dia keahliannya alat berat, rencananya akan memproduksi," tutur Hidayat.

Belarusia berencana membangun pabrik traktor. Rencana investasi dinilai kemungkinan bisa terealisasi karena melihat keseriusan negara ini dengan mempelajari pasar alat berat Indonesia.

Selain itu, dia memastikan Indonesia ini merupakan pasar potensial untuk traktor. "Kan dia juga sudah belajar mengenai market, misalnya traktor. Setahun kita butuh 16 ribu unit, kita hanya bisa memproduksi 8 ribu unit, sisanya kita impor.  Jadi itu kan peluang," imbuh dia.

Perihal besaran investasi yang akan ditanam Belarusia membangun pabrik traktor, dan kemungkinan bidang lainnya, Hidayat menuturkan belum ada pembicaraan soal itu.

"Belum bicara itu. Cuma dia datang memberikan misi mau menjajaki investasi di Indonesia. Nanti kan baru mau bilateral meeting jam 3 dengan Presiden mereka dan Presiden kita," tutur Hidayat yang mengaku selama sejam jadi salesman of the country, mempromosikan Indonesia, serta menjelaskan soal pajak. (Est/Nur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya