Menko Luhut Temui Elon Musk Agustus Nanti, Tanya Keseriusan Investasi Tesla ke Indonesia

Diketahui, rencana investasi Tesla di ekosistem kendaraan listrik Tanah Air sudah bergema sejak beberapa waktu lalu. Menko Luhut ingin memastikan keseriusan Elon Musk.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 24 Juli 2023, 14:30 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku akan menemui bos Tesla Inc, Elon Musk. (Foto: Instagram/ Luhut Binsar Pandjaitan)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku akan menemui bos Tesla Inc, Elon Musk. Tujuannya, membahas keseriusan perusahaan untuk menanamkan investasinya di Indonesia.

Dia mengatakan, pertemuan akan dilakukan pada awal Agustus 2023, pekan depan. Diketahui, rencana investasi Tesla di ekosistem kendaraan listrik Tanah Air sudah bergema sejak beberapa waktu lalu.

"Saya mau ketemu Elon tanggal 2 bulan depan," kata Menko Luhut saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta, Senin (24/7/2023).

Menko Luhut menerangkan, tujuan pertemuannya itu untuk membahas finalisasi rencana investasi Tesla ke Indonesia. Kendati begitu, dia tak berbicara mengenai detail yang akan dibahas dengan Elon Musk nantinya.

"Ya ini mau kita finalkan," ungkapnya.

Luhut juga turut menanggapi kabar Tesla yang ingin berinvestasi di Malaysia beberapa waktu lalu. Menurut informasi yang didapatnya, belum ada realisasi dari rencana tersebut. "Belum ada Tesla (di Malaysia)," ujarnya.

Rencana Investasi Tesla di Malaysia

Diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengatakan akan bertemu Elon Musk, CEO Tesla. Pertemuan keduanya, untuk membahas terkait investasi yang bisa dilakukan di Negeri Jiran tersebut.

"Minggu depan, Elon Musk meminta untuk berdiskusi dengan saya tentang kemungkinan dan komitmennya untuk meningkatkan investasinya di Malaysia," ujar Anwar dalam pidatonya, ditulis Minggu (9/7/2023).

Sementara itu, Kementerian Perdagangan Malaysia pada Maret 2023, telah menyetujui pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat ini untuk mengimpor roda empat bertenaga baterainya ke Malaysia.

Tesla akan membuka kantor, ruang pamer, dan pusat layanan di negara tersebut dan membangun jaringan stasiun pengisian daya. Namun, rencana tersebut tidak diketahui dengan pasti kapan waktu detailnya.

Sementara itu, Tesla belum memanggapi permintaan untuk memberikan pernyataan terkait hal tersebut. PM Malaysia Anwar Ibrahim juga tidak memberikan rincian lain tentang pertemuannya dengan orang terkaya di dunia tersebut.

 

Perkembangan Investasi Tesla di Indonesia

Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Novyan Bakrie (kanan) disaksikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) berjabat tangan dengan pendiri SpaceX dan Tesla, Elon Musk di pabrik Tesla terbesar di Giga Factory Texas,  Amerika Serikat, Selasa (26/4/2022). Pertemuan tersebut mengajak Tesla agar bisa bekerjasama dengan Indonesia untuk penyediaan dan pemrosesan Nikel sebagai bahan baku pembuatan Battery Cell yang berlandaskan ESG (Environment, Social and Government). (Liputan6.com/HO/Kadin)

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap kalau rencana investasi Tesla di Indonesia masih berjalan. Meski, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Menko Luhut berujar, salah satu yang menentukan adalah mengenai insentif kendaraan listrik. Kendati, dia tidak merinci lebih jauh soal kaitan insentif kendaraan listrik dengan kepastian investasi Tesla.

"Iya masih jalan (rencana investasi Tesla), kita nunggu anunya sekarang, nunggu hopefully minggu depan surah keluar mengenai insentif ya. Bukan subsidi. Insentif yang diberikan kepada motor dan mobil," ungkapnya saat ditemui di kantornya, ditulis Sabtu (4/3/2023).

Insentif kendaraan listrik bagi pembelian motor listrik dan mobil listrik bakal diumumkan dalam waktu dekat. Hal ini yang menurutnya jadi poin perhatian Tesla.

 

Lingkup Bisnis Tesla

Pendiri SpaceX dan Tesla Elon Musk (kaus hitam) foto bersama dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kelima kiri), Duta Besar Indonesia untuk AS Rosan Roeslani (keempat kiri), Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Novyan Bakrie (keempat kanan) dan para pengusaha Indonesia pada kunjungan kerja ke pabrik Tesla terbesar di Giga Factory Texas Amerika Serikat, Selasa (26/4/2022).  (Liputan6.com/HO/Kadin) 

Menko Luhut mengatakan, kalau bentuk pengembangan ekosistem yang akan dibawa Tesla nantinya mencakup soal pengembangan mobil dan baterai mobil listrik. Artinya, proyeknya tidak hanya berdasar pada baterai mobil listrik saja.

"Kalau mobil kan harus dengan baterai, ndak mungkin baterai... Baterai kan nanti di bawah chasis juga. Jangan dipikir baterai seperti baterai mobil di sana, beda," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya