Gerbong Kereta Api Babaranjang Anjlok di Lampung

Tak ada korban dalam peristiwa ini. Pasokan batubara untuk operasional PLTU Suralaya akan mengalami gangguan karena rel sepanjang 100 meter rusak berat. Perbaikan membutuhkan waktu tiga hari.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 April 2003, 06:13 WIB
Liputan6.com, Bandar Lampung: Enam gerbong Kereta Api Babaranjang anjlok dan terperosok jurang di lintasan rel kereta kawasan Garuntang, Bandar Lampung, Senin (21/4). Tak ada korban dalam peristiwa ini. Namun, gerbong kereta yang membawa muatan 300 ton batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Banten, ini dan rel sepanjang 100 meter rusak berat.

Kecelakaan itu diduga karena lintasan yang dilalui tak kuat menahan beban muatan. Akibatnya, enam dari 41 gerbong terakhir kereta yang dalam perjalanan dari Tanjung Enim, Sumatera Selatan, menuju PT Bukit Asam, Tarahan, Panjang, Bandar Lampung, ini lepas. Sedangkan 36 rangkaian terus melaju ke tempat tujuan.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Tanjung Karang, Ahmad Arsyadi menyebut, perbaikan rel dan pengangkatan gerbong memakan waktu tiga hari. Repotnya, pasokan batubara untuk operasional PLTU Suralaya akan mengalami gangguan. Meski demikian, hal itu dianggap tak sampai mengganggu opersional PLTU Suryalaya. Sebab, stok batubara di PLTU itu mencukupi.(AWD/Bisrie Merduani dan Asep)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya