Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bervariasi pada perdagangan saham Senin (20/2/2023). Sektor saham teknologi memimpin koreksi pada awal sesi perdagangan saham.
Mengutip data RTI, IHSG naik tipis ke posisi 6.895,85. Pada pukul 09.19 WIB, IHSG melemah tipis 0,09 persen ke posisi 6.889. Indeks LQ45 melemah 0,01 persen ke posisi 954. Sebagian besar indeks acuan bervariasi.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.910,50 dan terendah 6.882,67. Sebanyak 208 saham menguat dan 209 saham melemah. 234 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 183.940 kali dengan volume perdagangan 5,3 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 1,3 triliun. Posisi dollar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.194.
Mayoritas indeks sektor saham (IDX-IC) melemah. Sektor saham energi tergelincir 0,28 persen, sektor saham basic susut 0,31 persen, sektor saham industry merosot 0,12 persen. Selanjutnya sektor saham siklikal terpangkas 0,05 persen, sektor saham kesehatan merosot 0,69 persen, sektor saham properti susut 0,14 persen, dan sektor saham teknologi anjlok 1,32 persen.
Sementara itu, sektor saham non siklikal naik 0,21 persen, sektor saham keuangan bertambah 0,29 persen, sektor saham infrastruktur menanjak 0,59 persen dan sektor saham transportasi bertambah 0,78 persen.
Berdasarkan data riset Ashmore Asset Management Indonesia, IHSG bergerak sideways ke posisi 6.895 pada perdagangan Jumat, 17 Februari 2023. Semua mata tertuju pada GOTO dengan naik 3 persen setelah perusahaan mengeluarkan pernyataan pada Kamis malam kalau akan mempercepat jalan menuju profitabitalisas dengan memperkenalkan panduan baru untuk EBITDA yang disesuaikan agar positif 5-6 kuartal lebih awal dari harapan.
Sementara itu, harga batu bara Newcastle turun ke level terendah dalam 11 bulan. Di sisi lain, Adaro mencatat produksi batu bara 62,8 juta ton atau tumbuh 19 persen YoY.
Di antara saham indeks LQ45, saham BBCA naik 0,57 persen ke posisi Rp 8.775 per saham. Saham EXCL naik 3,56 persen ke posisi Rp 2.330 per saham dan saham SMGR bertambah 1,35 persen ke posisi Rp 7.525 per saham. Sementara itu, saham GOTO melemah 2,4 persen ke posisi Rp 122 per saham.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Top Gainers-Losers pada 20 Februari 2023
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
- Saham PEGE melambung 15,85 persen
- Saham KKES melambung 9,71 persen
- Saham ARGO melambung 8,15 persen
- Saham PNBN melambung 7,37 persen
- Saham PNLF melambung 6,77 persen
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
- Saham KING melemah 9,43 persen
- Saham NAYZ melemah 8,79 persen
- Saham CHIP melemah 6,99 persen
- Saham SSIA melemah 6,86 persen
- Saham FMII melemah 6,74 persen
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
- Saham ASLC tercatat 13.884 kali
- Saham GOTO tercatat 13.468 kali
- Saham BSBK tercatat 12.265 kali
- Saham LAJU tercatat 7.197 kali
- Saham KBLM tercatat 7.081 kali
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
- Saham GOTO tercatat senilai Rp 341,6 miliar
- Saham BHAT tercatat senilai Rp 137,6 miliar
- Saham NATO tercatat senilai Rp 62 miliar
- Saham BBRI tercatat senilai Rp 56,7 miliar
- Saham BRIS tercatat senilai Rp 47,4 miliar
Prediksi IHSG dan Saham Pilihan Ajaib Sekuritas
Ajaib Sekuritas prediksi IHSG bervariasi pada perdagangan Senin, 20 Februari 2023. Financial Expert Ajaib Sekuritas Christy Maryani prediksi, IHSG berada di kisaran 6.850-6.940.
Dalam catatan Ajaib Sekuritas, Inisiatif pemerintah untuk meningkatkan industri 4.0 di Indonesia berpotensi dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 2 persen per tahun. Pemerintah juga telah menyiapkan tujuh sektor prioritas sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan PDB, di antaranya makanan dan minuman, otomotif, kimia, produk tekstil, farmasi, alat kesehatan dan elektronika yang memberi kontribusi hingga 70% dari total PDB manufaktur.
Dari mancanegara, retail sales Inggris pada periode Januari 2023 tercatat -5,1 persen YoY, membaik dibandingkan periode sebelumnya yang masih tercatat -6,1 persen YoY. Pada periode bulanan tercatat tumbuh 0,5 persen MoM dibanding periode bulan sebelumnya yang tecatat -1.2 persen MoM.
Sementara itu, unemployement rate Australia pada Januari 2023 tercatat tumbuh 3,7 persen, meningkat di atas periode sebelumnya 3,5 persen dan di atas konsensus di level 3,5 persen. Consumer inflation expectations di Australia pada Februari 2023 diekspektasikan tumbuh melambat 5,1 persen dibanding periode sebelumnya yang tercatat 5,6 persen.
Saham Pilihan Ajaib Sekuritas
Berikut saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas
1.UNTR
Buy : 24.625
TP : 25.375
Stop loss : 24.175
Bergerak sideways, volume meningkat tipis dibanding hari sebelumnya sinyal akumulasi, stochastic crossing di area netral dengan MACD bar histogram dalam momentum positif.
Penjualan alat berat Komatsu per November 2022 tercatat mencapai 5.457 unit tumbuh 85% YoY. Capaian tersebut berpotensi meningkatkan profit margin UNTR pada kuartal berikutnya. Prospek UNTR ke depan masih akan positif mengingat kebutuhan alat berat di sektor pertambangan, konstruksi, kehutanan, serta agribisnis masih akan tumbuh solid.
2.CMRY
Buy : 4.950
TP : 5.100
Stop loss : 4.880
Bergerak pada tren bullish, ditutup di atas MA 5, 20 dan 50 dengan stochastic cross up di area netral dan MACD line di atas centerline indikasi momentum positif.
Kinerja CMRY per September 2022 mencatat laba bersih tumbuh 45% YoY mencapai Rp878,6 miliar. Positifnya kinerja tersebut kami proyeksikan terus terjadi ke depan mengingat pertumbuhan PDB berkorelasi positif terhadap pertumbuhan konsumsi masyarakat. Dengan masuknya investasi General Atlantik sebesar US$ 130 juta juga dapat mendukung strategi pemasaran CMRY.
3.TOBA
Buy : 550
TP : 570
Stop loss : 535
Membentuk doji candle sinyal indecision, penurunan mulai terbatas sehingga dapat buy on weakness, stochastic goldencross di area oversold dengan MACD histogram negatif.
Kinerja TOBA per September 2022 mencatat kenaikan laba sebesar 60,23% YoY, mencapai US$54,75 juta, didorong dengan kenaikan pendapatan yang tumbuh 63% YoY mencapai US$469,13 juta. Fokus TOBA saat ini yaitu pada bisnis EBT dan kendaraan listrik, dengan permintaan kendaraan listrik ke depan berpotensi tumbuh seiring dengan fokus pemerintah menuju transisi energi.