Top 3 Tekno: Deretan Fitur Baru Telegram Bikin Penasaran

Artikel tentang fitur baru Telegram di update terkininya, bikin penasaran pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (3/1/2023).

oleh YusliansonDiterbitkan 04 Januari 2023, 10:30 WIB
Ilustrasi Telegram (Sumber: Iran Human Rights)

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang fitur baru Telegram di update terkininya, bikin penasaran pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (3/1/2023).

Pembaca juga dibuat penasaran dengan artikel harga Xiaomi 12T 5G di Indonesia hingga kelompok hacker klonong situs web untuk sebar data curian.

Lebih lengkapnya bisa cek di bawah ini.

1. Sederet Fitur Baru Telegram: Buramkan Gambar hingga Ganti Foto Profil Orang Lain

Fitur Spoiler Effects Telegram (Dok. Telegram)

Platform layanan messaging Telegram baru saja merilis sejumlah fitur baru dalam update atau pembaruan yang baru saja mereka gulirkan.

Salah satunya adalah beberapa tools editor untuk memburamkan video atau foto.

Dalam blog resminya, dikutip Selasa (3/1/2023), salah satu fitur baru yang disebut sebagai Spoiler Effects, yang berguna untuk menyembunyikan media yang dikirim melalui chat.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2. Xiaomi 12T 5G Bawa Fitur Kamera Unggulan, Cek Harganya di Indonesia

Tampilan Xiaomi 12T 5G yang akan meluncur untuk pasar Indonesia bulan depan. (Dok: Xiaomi Indonesia)

Xiaomi pada Desember 2022 lalu merilis Xiaomi 12T 5G di Indonesia. Smartphone ini diluncurkan dengan berbagai fitur unggulan, salah satunya dari sektor kamera.

Xiaomi 12T 5G sendiri sudah bisa didapatkan di Indonesia dengan RAM 8GB+3GB dan penyimpanan 256GB, di mana harganya adalah Rp 6.599.000.

Menilik spesifikasi dan fitur di sektor kamera, Xiaomi dalam keterangannya beberapa waktu lalu, mengungkapkan 12T 5G sudah dibekali dengan teknologi OIS (Optical Image Stabilization).

Baca Selengkapnya di Sini

 

3. Kelompok Hacker Ransomware Kloning Situs Web Korban untuk Sebar Data Curian

Ilustrasi Hacker (Photo created by jcomp on Freepik)

ALPHV, juga dikenal sebagai kelompok ransomware BlackCat, membuat replika atau mengkloning situs web korban untuk mempublikasikan data yang dicuri.

Taktik pemerasan baru ini digunakan untuk menekan dan mempermalukan korbannya agar mau membayar.

Meskipun taktik ini mungkin tidak berhasil, setidaknya mereka memiliki taktik yang lebih kreatif sehingga perlu diwaspadai.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Dam)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya