KAI Kerahkan 3.943 Petugas Amankan Libur Natal dan Tahun Baru

KAI menyiapkan 3.943 petugas pengamanan dari unsur internal dan eksternal perusahaan di Libur Natal dan Tahun Baru.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 23 Desember 2022, 12:20 WIB
Penumpang kereta api jarak jauh menunggu di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022). Jelang Natal dan Tahun Baru PT KAI mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan, Daop 1 Jakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di lokasi rawan apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan tanah longsor. AMUS yang siapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat berat lainnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Menjelang libur natal dan tahun baru 2022/2023 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan posko angkutan Nataru untuk memastikan operasional kereta, pelayanan dan penerapan protokol kesehatan di stasiun dan selama dalam perjalanan berjalan baik.

KAI telah menyiapkan segala sumber daya untuk melayani pelanggan secara maksimal. Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan Untuk aspek SDM, seluruh petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis siap mematuhi SOP.

Para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan melayani pelanggan dengan sepenuh hati. KAI konsisten memberikan perhatian terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terutama di peak season seperti Angkutan Nataru.

Dia menjelaskan untuk meningkatkan keselamatan pada perjalanan kereta api, pihaknya menyiapkan 45 petugas pemeriksa jalur ekstra, 324 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, dan 62 petugas daerah rawan.

Total 431 petugas disiagakan di sepanjang lintas KA Jawa dan Sumatera untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa hebat (PLH) yang bisa menghambat perjalanan KA.

Sementara, sebagai langkah pengamanan bagi pengguna jasa kereta api, KAI juga menyiapkan 3.943 petugas pengamanan dari unsur internal dan eksternal perusahaan saat Nataru.

 

Rincian Petugas

Penumpang kereta api jarak jauh menunggu di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022). Jelang Natal dan Tahun Baru PT KAI mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan, Daop 1 Jakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di lokasi rawan apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan tanah longsor. AMUS yang siapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat berat lainnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Adapun rinciannya yakni 1.338 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 2.202 personel Security, dan 403 personel tambahan dari TNI/Polri.

"Ribuan petugas pengamanan nantinya akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, serta melaksanakan patroli mobile sepanjang lintas jalur KA yang rawan tindakan kejahatan. Di samping itu, para petugas pengamanan juga tetap akan menegakkan protokol kesehatan bagi seluruh pelanggan di stasiun dan selama perjalanan," ujar Didiek dalam keterangan resmi, Jumat (23/12).

Lebih lanjut, pada sisi fasilitas, pihaknya telah mempersiapkan dengan optimal mulai dari memasuki area stasiun, di atas kereta, hingga keluar area stasiun tujuan. Kebersihan area stasiun, ruang tunggu penumpang, toilet, serta kereta terus dijaga untuk memberikan kenyamanan kepada para pelanggan.

“KAI atas arahan dari Kementerian Perhubungan telah melakukan persiapan-persiapan memasuki masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. Di antaranya pengecekan Ramp Check dan Standar Pelayanan Minimum di seluruh wilayah operasi KAI sudah dilakukan bersama-sama dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di bulan Oktober dan November,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung Siapkan 26 Lokomotif dan 147 Kereta Penumpang selama Nataru

Suasana penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022). Jelang Natal dan Tahun Baru PT KAI mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan, Daop 1 Jakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di lokasi rawan apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan tanah longsor. AMUS yang siapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat berat lainnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebanyak 22 perjalanan kereta api (KA) reguler dan 2 KA tambahan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (PT KAI Daop) 2 Bandung pada 18 hari masa angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Masa angkutan Nataru kali ini ditetapkan oleh pemerintah mulai tanggal 22 Desember 2022 - 8 Januari 2023.

Menurut juru bicara PT KAI Daop 2 Bandung, Mahendro Trang Bawono, pengoperasian rangkaian KA berbagai rute ini bertujuan mengakomodir masyarakat pengguna kereta.

"PT KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 26 lokomotif dan 147 kereta penumpang selama masa tersebut," ujar Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Bandung, Rabu, 21 Desember 2022.

Selain mengoptimalkan armada sarana, Mahendra mengaku otoritasnya juga telah melakukan upaya guna memastikan kesiapan dan keandalan prasarana seperti jalur rel dan persinyalan.

Sebanyak 187 personel yang terdiri dari petugas pemeriksa jalur, penjaga jalan lintasan serta petugas pengawas daerah rawan juga akan disiagakan.

Sejumlah peralatan alat material untuk siaga (AMUS) juga telah ditempatkan di 12 titik guna meminimalisir serta mengantisipasi potensi gangguan perjalanan KA.

Adapun penempatannya masing-masing di Stasiun Cibeber, Cianjur, Cibungur, Purwakarta, Padalarang, Bandung, Kiaracondong, Cicalengka, Cibatu, Ciawi, Tasikmalaya, dan Banjar.

"473 personel telah disiagakan yang akan memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan KA baik di stasiun maupun di atas KA. Tujuh Posko kesehatan juga akan disiapkan oleh PT KAI yakni di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cipeundeuy, Cibatu, Banjar, Purwakarta serta Cianjur," kata Mahendra.

Ratusan Ribu Tiket

Suasana penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022). Jelang Natal dan Tahun Baru PT KAI mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan, Daop 1 Jakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di lokasi rawan apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan tanah longsor. AMUS yang siapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat berat lainnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Mahendra menjelaskan pada masa angkutan Nataru tahun ini, PT KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 214.887 tiket KA Jarak Jauh yang sudah dapat dipesan mulai H-45 keberangkatan.

Sebanyak 91.678 tiket telah terjual, dengan berbagai kota tujuan favorit di Jawa Timur mendominasi penjualan tiket tersebut.

Untuk aturan menjadi penumpang KA, sejak 19 Desember 2022 pelanggan kereta api dengan usia 6 - 12 tahun yang belum vaksin dapat naik kereta api.

"Syaratnya adalah memiliki surat keterangan belum mendapatkan vaksinasi dari Puskesmas atau fasilitas pelayanan Kesehatan dengan alasan tertentu atau harus didampingi oleh orang dewasa yang telah mendapatkan vaksinasi booster," jelas Mahendra.

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/II/3984/2022 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Hari Raya Natal Tahun 2022 Dan Tahun Baru 2023.

 

Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya