Liputan6.com, Jakarta Publik boleh saja tersihir oleh kecerdikan Kylian Mbappe. Namun keberhasilan Prancis melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022 tidak lepas dari pelayanan berkelas dari sosok Antoine Griezmann. Memainkan peran yang sedikit berbeda, pemain Atletico Madrid punya peran yang besar dalam perjalanan Les Bleus.
Mbappe menyihir lewat ketajamannya. Di Piala Dunia 2022 Qatar, striker Paris Saint Germain (PSG) itu telah mencetak lima gol dan berada di posisi pertama daftar top skor sementara turnamen. Mbappe berhasil mengungguli predator-predator tajam lainnya, termasuk Lionel Messi.
Advertisement
Berbeda dengan Griezmann. Penyerang Atletico Madrid itu belum menorehkan satu gol pun. Meski demikian, eks pemain timnas Uruguay, Diego Forlan, menganggap Griezmann adalah kunci permainan Prancis. Menurutnya, Griezmann merupakan penghubung yang sempurna dari lini tengah dan depan.
"Dia punya peran yang penting di tim. Dia adalah kunci permainan Prancis," ujarnya kepada L'Equipe
Puja-puji juga datang dari pemain Elche asal Argentina, Javier Pastore. Bagi Pastore, peregerakan Griezmann seperti hantu: ada di mana-mana. Menurutnya, Griezmann tidak canggung memainkan peran berbeda. Demi negaranya, pemain 31 tahun itu rela meredam naluri mencetak golnya. '
"Griezmann memiliki arahan yang lebih menyerang untuk klubnya dan bermain di area di mana dia diharapkan untuk mencetak gol dan membuat umpan yang menentukan. Sedangkan untuk negaranya, dia melakukan banyak hal, meskipun hal itu tidak terlalu indah untuk ditonton," beber Pastore.
Penyumbang Assist Terbanyak
Griezmann seperti diketahui bukanlah sosok baru bagi timnas Prancis. Empat tahun lalu, pemain kelahiran Macon, Prancis itu sudah ikut membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia yang berlangsung di Rusia.
Saat itu, Griezmann dikenal sebagai penyerang tajam dengan 4 gol--termasuk satu di babak final. Tidak hanya tajam, sosok pria berpostur 176 cm itu juga mampu menyumbang 4 assist sepanjang turnamen.
Layanan berkelas Griezmman masih terlihat di Piala Dunia 2022 lewat umpan-umpannya pada pertandingan melawan Inggris di babak perempat final. Sodoran Girezmann kepada Aurelien Tchouameni mampu berbuah gol pembuka dan umpan silang kepada Olivier Giroud jadi gol penentu kemenangan.