Maroko ke Semifinal Piala Dunia 2022, Georgina Serang Pelatih Portugal karena Cadangkan Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo kembali dicadangkan saat Portugal menghadapi Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2022 yang kemungkinan jadi Piala Dunia terakhir sang legenda.

oleh Mohamad TaufikDiterbitkan 11 Desember 2022, 05:30 WIB
Ekspresi kecewa pemain Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo usai gagal memanfaatkan peluang di depan gawang Timnas Maroko dalam laga babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium, Doha, Qatar, Sabtu (10/12/2022) malam WIB. (AP/Martin Meissner)

Liputan6.com, Jakarta Kekasih Cristiano Ronaldo, Georgina Rodriguez, mengecam pelatih Portugal, Fernando Santos, karena tidak memilih pemenang lima kali Ballon d'Or itu, menjadi starter saat A Selecao menghadapi Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2022. Portugal secara mengejutkan takluk 0-1 dari Maroko.

Ronaldo dikeluarkan dari starting line-up ketika Portugal menghadapi Swiss di babak 16 besar, dan penggantinya Goncalo Ramos mencetak hattrick, yang membuat Fernando Santos kembali memilih penyerang Benfica itu ketimbang Ronaldo saat melawan Maroko.

Keputusan ini tak sesuai harapan karena Portugal gagal menemukan jalan keluar untuk membongkar pertahanan Maroko, dan tersingkir gara-gara gol Youssef En-Nesyri di babak pertama.

Ronaldo dimasukkan enam menit setelah jeda, menggantikan Ruben Neves. Tetapi tidak dapat mengubah hasil akhir berpihak kepada juara Eropa 2016 itu, dan Georgina Rodriguez mengecam Santos karena tidak melakukan pergantian pemain lebih awal.

Ungkapan kekecewaan Georgina Rodriguez kepada Santos diposting di akun Instagramnya: "Hari ini teman dan pelatih (Santos) kamu (Ronaldo) membuat keputusan yang salah. Teman yang sangat Anda kagumi dan hormati."

"Kamu juga tidak bisa membela seseorang yang tidak pantas mendapatkannya. Hidup memberi kita pelajaran. Hari ini kami tidak kalah, kami telah belajar."

Komentar Rodriguez muncul setelah Santos bersikeras bahwa dia tidak berselisih dengan Ronaldo, dan mengeklaim masih memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Ronaldo.

Tetapi keputusannya menyingkirkan mantan striker Manchester United itu dari starting XI Portugal, dirumorkan telah menimbulkan kekecewaan besar dari Cristiano Ronaldo.

 


Tak Banyak Membantu

Pada babak kedua, pelatih Portugal Fernando Santos akhirnya memasukkan Cristiano Ronaldo pada menit ke-51 menggantikan Ruben Neves. (AP/Martin Meissner)

Georgina Rodriguez yakin Ronaldo membuat dampak positif dari bangku cadangan, meskipun statistik waktu menunjukkan bahwa dia tak banyak membantu dan kesulitan untuk masuk ke dalam permainan sepanjang babak kedua.

Pemain berusia 37 tahun itu, hanya melakukan 10 sentuhan begitu dia masuk, dan hanya berhasil melakukan satu tembakan yang ditepis dengan baik oleh kiper Maroko, Bono, di menit-menit akhir.

Sementara Kakak Ronaldo, Elma Aveiro, juga bereaksi terhadap kekalahan tersebut, menyerukan kepada para pemain Portugal untuk tetap tegak setelah kekalahan tersebut.

Lanjut Baca:

"Sedih untuk tim, sekarang saatnya untuk mengangkat kepala dan melanjutkan. Tuhan tahu segalanya," tulisnya di Instagram. Aveiro juga membagikan postingan di Instagram-nya dengan tagar #SantosOut, seolah-olah dia menunjukkan bahwa sudah saatnya bos Portugal itu meninggalkan perannya. Ronaldo ingin memenangkan Piala Dunia untuk kelima kalinya, tetapi sekali lagi dia gagal, dan Portugal kini gagal mencapai semifinal sejak 2006. Dia akan berusia 41 tahun saat Piala Dunia berikutnya digelar pada 2026 di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada. Tetapi fokus Ronaldo sekarang adalah klub baru dia setelah kontraknya diputus oleh MU pada bulan lalu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya