Warga Jember Bersiap Beli Kendaraan Listrik, Bakal Ada 2 SPKLU di Kantor Pemkab

Dinas Perhubungan Jember juga sudah mulai menggunakan motor listrik, sehingga ke depan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara masif untuk mendukung program pemerintah menggunakan kendaraan listrik.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 10 November 2022, 19:00 WIB
SPKLU ultra fast charging mampu mengisi penuh 2 mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt (kW) secara bersamaan hanya dalam waktu singkat. (Dok PLN)

Liputan6.com, Jember - Untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur membangun dua stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Bupati Jember Hendy Siswanto usai mencoba mobil listrik di alun-alun Jamber mengatakan dalam dua bulan ini pihaknya akan membangun dua SPKLU secara gratis.

"Saya berkomitmen insya Allah dua bulan ini dibangun dua SPKLU secara gratis untuk mendorong minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik," katanya di Jember, dilansir dari Antara, Rabu (9/11/2022).

Menurutnya dua SPKLU tersebut akan ditempatkan di samping Kantor Pemkab Jember dan di kawasan Gedung Olahraga (GOR) PKPSO Kaliwates agar mudah dijangkau oleh masyarakat.

"Kalau sudah ada SPKLU di Jember maka diharapkan masyarakat akan tertarik membeli kendaraan listrik karena sudah ada sarana pendukungnya," tuturnya.

Ia mengatakan Dinas Perhubungan Jember juga sudah mulai menggunakan motor listrik, sehingga ke depan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara masif untuk mendukung program pemerintah menggunakan kendaraan listrik.

"Tidak hanya itu, kami juga akan mengusulkan bengkel konversi dari konvensional menggunakan BBM beralih ke listrik. Minimal lima hingga sepuluh bengkel di Jember," katanya.

Hendy menjelaskan pihaknya akan menggelar sosialisasi perubahan kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik yang ramah lingkungan karena banyak kendaraan yang bisa diuji coba.

"Itu program pemerintah yang memang betul-betul berdampak baik untuk masyarakat, sehingga ke depan kendaraan dinas yang ada bisa dikonversi menjadi kendaraan listrik, sehingga lebih hemat," ujarnya.

 

Pengembangan Kendaraan Listrik di Jember

Dalam kegiatan itu Bupati Jember mengatakan bahwa sosialisasi kendaraan berbahan bakar listrik itu merupakan ajang touring untuk menuju G20 di Bali.

"Indonesia sudah mulai menuju ke hemat energi dengan menyosialisasikan serta menunjukkan bahwa mobil listrik sudah bisa digunakan untuk jarak jauh," katanya.

Saat mencoba mengemudikan mobil listrik memutari alun-alun Jember, Hendy mengaku sangat nyaman dan penumpangnya lebih menikmati karena sangat tenang dan tidak bising.

Hendy juga mengapresiasi SMKN 7 Jember dan SMKN 2 Jember yang sudah mengembangkan kendaraan listrik dengan melakukan konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik.

infografis Otak-Atik Daya Listrik Rumah Tangga

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya