Jadi Bulan-bulanan di MU, Cristiano Ronaldo Bisa Pindah ke Chelsea

Chelsea kabarnya tengah mempertimbangkan rencana untuk mendatangkan bintang MU Cristiano Ronaldo ke Stamford Bridge pada jendela transfer Januari. Klub berjuluk The Blues itu sejatinya sempat dikaitkan dengan CR7 pada musim panas.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 24 Oktober 2022, 07:00 WIB
Ekspresi Cristiano Ronaldo saat pemanasan bersama rekan satu tim sebelum pertandingan Liga Eropa MU melawan Omonoia Nicosia di Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea kabarnya tengah mempertimbangkan rencana untuk memboyong Cristiano Ronaldo ke Stamford Bridge pada jendela transfer Januari. Padahal, klub berjuluk The Blues itu dulunya ogah mendatangkan megabintang asal Portugal.

Dilansir dari Metro, Chelsea memang sempat dikaitkan dengan Ronaldo pada musim panas lalu. CR7 kala itu ngebet meninggalkan Manchester United (MU) lantaran klubnya tak mendapat kesempatan mentas di Liga Champions.

Agen Ronaldo begerilya mencarikan klub baru bagi sang klien. The Blues pun digadang-gadang menjadi salah satu tim yang sempat disodori jasa pesepak bola berusia 37 tahun.

Pemilik Chelsea Todd Boehly sebenarnya tertarik mengontrak CR7. Ia memang ingin mendatangkan nama besar untuk memperkuat klubnya di London Barat.

Sayangnya, wacana tersebut ditentang oleh mantan manajer The Blues Thomas Tuchel. Juru taktik asal Jerman khawatir kehadiran Ronaldo justru akan mengganggu keharmonisan tiga penyerang pilihannya.

Alhasil Chelsea hanya bisa menandatangani kontrak dengan Raheem Sterling dan Pierre-Emerick Aubameyang, yang dibajak dari Manchester City serta Barcelona.

Walau begitu, Boehly kabarnya belum menyerah mendapatkan tanda tangan eks bintang Real Madrid. Laporan Sunday World mengeklaim sang pemilik akan kembali mencoba mendekati Ronaldo pada bursa transfer Januari mendatang.

Rencana ini bakal menjadi peluang yang menarik buat CR7. Ia bisa saja mendapat kesempatan untuk merumput lagi sebagai starter reguler. Seperti diketahui, Ronaldo belakangan hanya menjadi penghangat bangku cadangan di Manchester United.

Manajer MU Erik ten Hag jarang menurunkannya sejak menit pertama, lantaran ia lebih suka mempercayakan lini depan skuad Setan Merah pada Marcus Rashford.


Reputasi Ronaldo

Reaksi pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo, saat pemanasan menjelang pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada Liga Inggris 2022/2023 di Stadion Old Trafford, Kamis (20/10/2022) dini hari WIB. (Oli Scarff/AFP)

Reputasi Ronaldo di Old Trafford sedang kurang baik. Aksinya yang ngacir lebih dulu di laga MU vs Tottenham Hotspur beberapa waktu lalu membuat pemain timnas Portugal itu tengah menjadi perbincangan hangat.

Sejumlah pihak sempat menganggap tindakan tidak terpuji CR7 merupakan buntut dari kekesalan terhadap Ten Hag, yang tak kunjung menurunkannya di laga tersebut. Dari tiga pergantian yang dilakukan, Ronaldo terus-menerus dicuekin eks pelatih Ajax tersebut.

Namun, belakangan terungkap fakta bahwa sebenarnya Ronaldo sendirilah yang ogah dipilih oleh Ten Hag. Sang manajer membenarkan kabar ini. Menurutnya, CR7 memang menolak untuk dimainkan sebagai pengganti di babak kedua.

Lanjut Baca:

Aksi itu membuat MU langsung memberi hukuman tegas kepada Ronaldo. Keputusan pemberian hukuman diambil langsung oleh Ten Hag setelah berbicara dengan anak asuhnya di sesi latihan. Langkah Ten Hag sepenuhnya didukung oleh petinggi klub. Eks pemain Juventus dicoret dari daftar pemain di laga kontra Chelsea pada Sabtu (22/10/2022) kemarin. Ronaldo juga diharuskan berlatih terpisah dengan tim utama selama tiga hari. Sang pemain pun konon diberi denda berupa pemotongan gaji dua pekan. Lebih lanjut, Ronaldo kini mendapat efek negatif lain berkat aksinya. Media Inggris The Sun melaporkan CR7 sudah tidak punya sekutu dalam skuad Ten Hag. Para pemain Setan Merah mulai frustrasi dengan sikap buruk Ronaldo di akhir laga melawan Spurs. Mereka merasa Ronaldo tidak menghargai perjuangan mereka Setan Merah menang 2-0 atas Tottenham berkat gol dari Fred dan Bruno Fernandes. Ronaldo pun dicap egois lantaran mementingkan diri sendiri dibanding tim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya