Liputan6.com, Medan: Sebanyak 600 kepala keluarga pengungsi Aceh berunjuk rasa dengan cara menginap tiga hari tiga malam di pendopo Lapangan Merdeka Medan, Sumatra Utara, tanpa mendapat perhatian pemerintah daerah setempat. Mereka meminta DPRD Sumut mendesak Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah segera membayar dana yang dijanjikannya untuk untuk pengungsi sekitar Rp 8 juta per kepala keluarga.
Unjuk rasa juga dilakukan ribuan pedagang Pasar Parung, Bogor, Jawa Barat. Unjuk rasa di Gedung DPRD setempat itu mengusung isu tunggal menolak rencana pemerintah membangun pusat perbelanjaan di pasar tersebut. Mereka mengancam akan menginap di Kantor Bupati atau di gedung DPRD Bogor, bila tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Masih soal unjuk rasa, sekitar 700 simpatisan Banteng Muda Indonesia siang tadi menggelar aksinya di Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Jawa Timur. Isu yang diusung adalah menolak rencana AS menyerang Irak. Mereka juga menyampaikan pesan damai untuk Presiden AS George W. Bush.
Sementara dari Pontianak, Kalimantan Barat, kabut asap dalam dua hari terakhir masih melanda kota itu. Kadar partikel debu udara sudah masuk kategori berbahaya dan jarak pandang pada pagi dan siang hari di bawah 500 meter. Kendati demikian kabut asap tersebut belum mengganggu jadwal penerbangan di Bandar Udara Supadio.
Dalam Kasus Bom Bali, berkas berita acara beserta barang bukti pemeriksaan tahap kedua milik Amrozi diserahkan Tim Penyidik Bom Bali kepada Kejaksaan Tinggi Bali. Proses itu dapat berlangsung lantaran BAP pertama sudah dinyatakan lengkap atau P21.
Dari Yogyakarta dilaporkan, puluhan ribu peluru aktif berbagai kaliber ditemukan warga di pekarangan bekas rumah seorang purnawirawan TNI Angkatan Udara. Di lokasi itu sebelumnya juga pernah ditemukan sejumlah senjata, termasuk basoka.
Sedangkan informasi dari Pulau Buru, Maluku, pohon kayu putih di sana terancam punah. Penyebabnya antara lain karena perawatan yang tidak memadai, banyak pohon yang terbakar, serta penebangan untuk lokasi pembangunan jalan.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)
Unjuk rasa juga dilakukan ribuan pedagang Pasar Parung, Bogor, Jawa Barat. Unjuk rasa di Gedung DPRD setempat itu mengusung isu tunggal menolak rencana pemerintah membangun pusat perbelanjaan di pasar tersebut. Mereka mengancam akan menginap di Kantor Bupati atau di gedung DPRD Bogor, bila tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Masih soal unjuk rasa, sekitar 700 simpatisan Banteng Muda Indonesia siang tadi menggelar aksinya di Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Jawa Timur. Isu yang diusung adalah menolak rencana AS menyerang Irak. Mereka juga menyampaikan pesan damai untuk Presiden AS George W. Bush.
Sementara dari Pontianak, Kalimantan Barat, kabut asap dalam dua hari terakhir masih melanda kota itu. Kadar partikel debu udara sudah masuk kategori berbahaya dan jarak pandang pada pagi dan siang hari di bawah 500 meter. Kendati demikian kabut asap tersebut belum mengganggu jadwal penerbangan di Bandar Udara Supadio.
Dalam Kasus Bom Bali, berkas berita acara beserta barang bukti pemeriksaan tahap kedua milik Amrozi diserahkan Tim Penyidik Bom Bali kepada Kejaksaan Tinggi Bali. Proses itu dapat berlangsung lantaran BAP pertama sudah dinyatakan lengkap atau P21.
Dari Yogyakarta dilaporkan, puluhan ribu peluru aktif berbagai kaliber ditemukan warga di pekarangan bekas rumah seorang purnawirawan TNI Angkatan Udara. Di lokasi itu sebelumnya juga pernah ditemukan sejumlah senjata, termasuk basoka.
Sedangkan informasi dari Pulau Buru, Maluku, pohon kayu putih di sana terancam punah. Penyebabnya antara lain karena perawatan yang tidak memadai, banyak pohon yang terbakar, serta penebangan untuk lokasi pembangunan jalan.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)