Top 3: Cerita Erick Thohir Mantap Beli Inter Milan

Berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu 24 September 2022.

oleh Maulandy Rizki Bayu KencanaDiperbarui 24 September 2022, 08:00 WIB
Penuh kekecewaan terpancar dari gesture Presiden Inter Milan, Erick Thohir kala timnya takluk 0-1 dari Sassuolo. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya membeli klub bola dan menjabat sebagai Presiden Inter Milan.

Ia mengaku bahwa awal mula dirinya memang fans berat Inter Milan. Ia menjadi pemuja I Nerazzurri atau Si Biru Hitam saat klub sepak bola asal Italia tersebut membangun Trio Jerman.

Ketiga pemain yang dimaksud ialah Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Jurgen Klinsmann.

Artikel mengenai Erick Thohir ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu 24 September 2022:

1. Cerita Erick Thohir Beli Inter Milan, Semakin Yakin saat Umrah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bercerita awal mula dirinya membeli klub bola dan menjabat sebagai Presiden Inter Milan. Dalam obrolan bersama Helmi Yahya, Erick Thohir bercerita hal tersebut berawal karena ia adalah salah satu fans Inter Milan.

Certa berawal saat Erick Thohir roadshow media ke New York, Amerika Serikat (AS). Saat ia tiba di Indonesia, ia ditawari membeli salah satu klub sepak bola asal Eropa. Namun ia tidak terlalu memikirkan tawaran tersebut. Selain masalah harga, Erick Thohir lebih tertarik pada klub bola Italia.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

2. Tenang, Uang BPJS Ketenagakerjaan Masih Utuh Meski Terima Subsidi Gaji

Aktivitas pekerja saat melakukan perawatan gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (30/11/2020). Menaker Ida Fauziyah menyatakan BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan termin 2 tahap 6 senilai Rp1,2 juta per orang diperkirakan akan cair pekan ini. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan, sumber dana Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji tahun 2022 senilai Rp 600.000 bersumber dari APBN, bukan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, uang penerima manfaat BSU di BPJS Ketenagakerjaan tidak dikenakan potongan.

"Bantuan ini tak mengurangi uang teman-teman pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan," kata Menaker Ida.

Menaker Ida menerangkan, pemberian BSU Rp600.000 ini merupakan wujud hadirnya negara dan ikut merasakan dampak dari kenaikan BBM subsidi beberapa waktu lalu. Selain itu, BSU ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

3. Bank Indonesia Buka Potensi Biaya Transfer Gratis antar Bank via BI Fast

Nasabah usai melakukan transaksi di gerai ATM, Tangerang, Banten, Kamis (4/11/2021). Layanan BI-Fast Payment bakal menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang selama ini dipakai untuk mewadahi transaksi antarbank. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bank Indonesia (BI) membuka kemungkinan bila nantinya tarif transfer antar bank melalui BI Fast tidak dipungut biaya, alias gratis.

Adapun saat ini BI Fast telah memangkas tarif transfer antar bank dari tadinya sebesar Rp 6.500 menjadi Rp 2.500. Pihak bank sentral pun tengah berupaya agar biaya transfer tersebut nantinya bisa lebih kecil.

"Kita berharap bukan hanya murah, tapi gratis nantinya. Ini sebagai salah satu fasilitas dari perbankan," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono.

Simak artikel selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya