Liputan6.com, Jakarta Ratusan penonton di Lusail Iconic Stadiun, Qatar datang mengenakan seragam Argentina yang berwarna putih-biru langit. Sebagian tampil lengkap menerakan nomer 10, dan nama Messi di bagian punggung.
Saat itu, 9 September 2022 di stadion mewah yang terletak di kota Lusail, yang berjarak sekitar 20 km dari Doha, diadakan Piala Super Lusail yang menghadirkan Liga Arab Saudi, Al Hilal dan juara Liga Mesir, Zamalek.
Advertisement
Pertandingan itu merupakan uji coba bagi Qatar sebagai tuan rumah untuk sistem pertandingan, sistem imigrasi perbatasan serta percobaan multi-miliar dolar yang akan mengangkut lebih dari satu juta penggemar di sekitar Doha selama acara Piala Dunia mendatang.
The New Arab melaporkan, puluhan ribu tiket terjual habis untuk pertandingan antar klub itu. Pertandingan juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik serta kembang api.
Hadirnya ratusan penonton dengan jersey Argentina dan nama Messi di punggung menunjukkan rasa cinta mereka kepada La Puga Messi. Mereka, seperti dilaporkan media Spanyol, Marca seolah menonton pertandingan Argentina, bukannya laga antar dua klub Timur Tengah.
Setelah turnamen untuk uji coba selesai, belum ada lagi laporan akan adanya pertandingan lainnya.
Stadion Lusail yang berkapasitas 80.000 penonton, dibangun pada 2017 dan baru rampung pengerjaannya pada 2021 lalu akan menyelenggarakan 10 pertandingan selama Piala Dunia 2022, termasuk duel Argentina versus Arab Saudi, berlanjut menghadapi Meksiko.
Semenjak dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2010 lalu, Qatar mempercepat pembangunan infrastruktur Stadion Lusailnya yang dibangun dengan 675 juta dolar atau sekitar Rp 10 triliun.
Diburu
Selain jadwal laga Grup C, Lusail jadi lokasi laga putaran 16, perempatfinal, semifinal, bahkan hingga final.
Bentuk stadion ini mengusung desain dekoratif yang membentuk mangkuk atau bejana khas Arab. Atapnya bisa melindungi penonton dan pemain dari debu maupun angin.
Karena kecanggihannya, Lusail Iconic Stadium mendapat predikat stadion bintang lima dari Global Sustainability Assessment Sistem (GSAS).
Argentina bergabung di Grup B bersama Arab Saudi, Meksiko dan Polandia.