Liputan6.com, Jakarta Barcelona menempuh berbagai cara agar bisa mendaftarkan pemain-pemain barunya. Pendapatan sejumlah pemain senior termasuk, Gerard Pique kini terancam menyusut akibat situasi tersebut.
Barcelona sangat aktif dalam perburuan pemain pada bursa transfer musim panas ini. Sejumlah pemain, seperti Robert Lewandowski, Raphinha, dan Jules Kounde didatangkan ke Camp Nou untuk menambah kekuatan Blaugrana dalam menghadapi sengitnya persaingan pada kompetisi musim ini.
Advertisement
Namun Barcelona ternyata kesulitan mendaftarkan pemain-pemain baru tersebut. La Liga kabarnya menolak setelah mengetahui tim besutan Xavi Hernandez itu melewati batas beban gaji pemain.
Seperti dilansir dari Dario AS, total beban gaji pemain Barcelona kini mencapai 560 juta euro per tahun. Padahal batas yang diperkenankan berada di angka yang jauh di bawah, yakni 144 juta euro.
Barcelona pun menempuh berbagai cara untuk memenuhi persyaratan itu. Salah satunya dengan memangkas gaji para pemain, termasuk mereka yang sudah lama memperkuat Barca seperti Pique. Meski bukan solusi utama, langkah ini setidaknya bisa mengurangi beban manajemen.
Pique tidak mempermasalahkan hal itu. Menurut laporan Athletic seperti dilansir dari Dailystar, Pique bersedia melakukannya demi membantu Barca keluar dari masalah. Padahal pada musim panas tahun lalu Gerard Pique juga sudah mengalami pemotongan gaji demi menyelamatkan keuangan Barcelona.
Pique seperti dilansir Football Espana sudah berkonsultasi dengan agennya. Mereka kemudian bertemu para petinggi Barca, Joan Laporta, Rafael Yuste, dan Mateu Alemany di sebuah restoran, Rabu lalu. Mereka membahas pembaharuan terhadap kontrak Pique yang terakhir kali dilakukan 2020 lalu bersama beberapa pemain lain seperti Marc-Andre ter Stegen, Frenkie de Jong, dan Clement Lenglet.
Hanya Salah Satu Jalan
Pemotongan gaji pemain diperkirakan di angka 40-60 persen untuk musim 2022/2023. Besar-kecilnya ditentukan oleh performa masing-masing pemain. Selain itu, Barcelona juga menerapkan aturan aturan baru di mana tidak ada pemain yang dapat gaji 10 juta Euro per tahun.
Lewat strategi pemotongan gaji, Barca kabarnya akan menghemat sekitar 160 juta Euro. Namun itu juga belum cukup. Barcelona juga kabarnya kembali menarik tuas ekonomi dengan menjual lagi hak siarnya. Selain itu, Barcelona telah berusaha mendapat tambahan dana lewat penjualan saham.