Liputan6.com, Jakarta Manajer anyar Manchester United (MU) Erik ten Hag ingin pihak klub mendatangkan gelandang Chelsea, N’Golo Kante, ke Old Trafford pada musim panas.
Seperti yang diketahui, Ten Hag resmi ditunjuk sebagai manajer permanen baru di Setan Merah mulai musim depan. Pelatih yang sukses mengantar Ajax keluar sebagai kampiun Eredivisie ini bakal melakukan perombakan besar-besaran pada skuad MU, demi mengangkat performa klub.
Advertisement
Manchester United memang mulai terpuruk sejak ditinggal Sir Alex Ferguson pada 2013. Deretan juru taktik yang disewanya, mulai dari David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga Ole Gunnar Solskjar, gagal menduplikat keberhasilan manajer terdahulu.
Setan Merah juga gagal memenangkan satu trofi pun musim ini. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan terperosok di peringkat enam klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 58 poin, serta dipastikan gagal lolos ke Liga Champions.
Hadirnya Erik ten Hag diyakini bakal membawa asa baru bagi Manchester United. Pelatih berkepala plontos itu diharapkan dapat memperbaiki kinerja skuad, sehingga mampu bersaing memperebutkan gelar juara musim depan.
Ten Hag kabarnya telah memiliki sejumlah nama untuk diboyong ke Old Trafford. Manajer asal Belanda itu juga berencana mengontrak gelandang tengah baru, lantaran Fred dan Scott McTominay tengah mengalami situasi sulit.
Menurut laporan Mirror, Ten Hag menilai Ngolo Kante merupakan sosok yang tepat untuk menambah kekuatan MU. Eks juru taktik Utrecht itu kabarnya mulai memberi tekanan pada pihak klub agar mau mengambil langkah demi mendatangkan pemain internasional Prancis.
Pemain Penting
N’Golo Kante merupakan salah satu pemain penting dalam skuad Chelsea, sejak didatangkan dari Leicester City pada 2016 melalui kesepakatan senilai kurang lebih 32 juta poundsterling. Mahar tersebut jauh lebih mahal dibanding biaya 5,6 juta poundsterling yang dikeluarkan The Foxes kala memboyongnya dari Caen.
Tak heran jika N’Golo Kante dihargai tinggi. Ia adalah pemain yang turut membantu Leicester City memenangkan gelar juara Liga Premier pada musim 2015/2016, sebelum kembali mengangkat trofi serupa bersama Chelsea setahun setelahnya.