Arus ke Pantai Pangandaran Padat, Cek Jalur Alternatifnya

Untuk menghindari kemacetan dan penumpukan pengunjung Polda Jawa Barat menyarankan beberapa jalur alternatif menuju tempat wisata Pantai Pangandaran.

oleh Huyogo Simbolon diperbarui 05 Mei 2022, 00:00 WIB
Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi semilir angin pantai pada pagi hari, berkuda bisa menjadi sarananya. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon).

Liputan6.com, Bandung - Objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, menjadi salah satu daya tarik wisatawan tak terkecuali saat musim libur Lebaran seperti sekarang ini. Puluhan ribu wisatawan terus berdatangan ke Pangandaran menyebabkan arus lalu lintas menjadi macet.

Untuk menghindari kemacetan dan penumpukan pengunjung, Polda Jawa Barat menyarankan beberapa jalur alternatif menuju tempat wisata Pantai Pangandaran.

"Dari Bandung bisa melalui jalur wisata Ciwidey atau Pangalengan menuju ke arah Cidaun Cianjur. Kemudian menelusuri jalur Pantai Selatan Rancabuaya, Pameungpeuk, Cipatujah, Cikalong, Cijulang, dan Parigi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Rabu (5/4/2022). 

Sedangkan dari Jakarta ke Parigi, bisa mengambil jalur Sukabumi melewati jalur wisata Pelabuhan Ratu, Geopark Ciletuh, Pantai Ujung Genteng Surade, Tegal Buleud, Agrabinta, Sindang Barang, Cidaun, Rancabuaya, Pameungpeuk, Cipatujah, Cikalong, Cijulang hingga Parigi.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, kepadatan wisatawan hanya ditemukan di Pantai Pangandaran. Padahal, pihaknya sudah melakukan pengaturan agar objek wisata itu tak terlalu penuh wisatawan.

Jeje bahkan mengaku pihaknya sudah melakukan sistem buka-tutup di Pantai Pangandaran agar para wisatawan sebagian telah diarahkan ke objek wisata lainnya. Namun, mayoritas wisatawan tetap ingin masuk ke Pantai Pangandaran.

"Kami akan evaluasi terkait ramainya wisatawan. Nanti malam kami evaluasi," ujarnya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya