4 Daerah di Jawa Timur Zona Merah Kasus Stunting

Terdapat empat kabupaten yang masuk dalam kategori merah terdapat juga 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang masuk dalam kategori kuning

oleh Liputan6.com diperbarui 03 Mar 2022, 14:00 WIB
Infografis Stunting, Ancaman Hilangnya Satu Generasi. (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com, Jakarta Tingginya kasus stunting di Jawa Timur membuat BKKBN memasukkan provinsi tersebut dalam skala prioritas untuk segera ditangani.

Karena sejumlah kabupaten dan kota masuk dalam kategori merah dan kuning penyakit stunting. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, Jawa Timur merupakan salah satu dari 12 provinsi yang miliki tingkat prevalensi tinggi stunting di tahun 2022.

Untuk di Jawa Timur dikatakannya, terdapat empat kabupaten yang masuk dalam kategori merah diantaranya Bangkalan, Pamekasan, Lumajang dan Bondowoso.

"Kenapa Jawa Timur masuk dalam skala prioritas penanganan stunting ? Karena ada empat kabupaten yang masuk dalam kategori merah dengan tingkat prevalensi di atas 30 persen," ujarnya, Kamis (2/3/2022).

Sementara itu lanjut dia, terdapat juga 18 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang masuk dalam kategori kuning. Seperti diantaranya Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Surabaya, dan Nganjuk.

"Untuk 18 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur ini masuk di kategori kuning karena prevalensinya ada di angka 20 persen sampai 30 persen," paparnya.

Sedangkan ada 12 kabupaten yang masuk dalam kategori hijau dengan tingkat prevalensi 10 persen sampai 20 persen di Jawa Timur.

Melihat kondisi persoalan stunting di Jawa Timur, dirinya menegaskan jika BKKBN pusat serius dalam penanganan ini mulai dari hulu hingga hilir. Maka, dia juga berpesan agar seluruh elemen pemerintah daerah untuk bisa diajak bekerjasama supaya ke depan persoalan stunting bisa ditekan untuk jumlah kasusnya.

"Kami berharap kepada seluruh pemerintah daerah untuk terus bergotong royong dalam menyelesaikan persoalan stunting," ungkapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya