Pertamina Ikut Tancap Gas di Sirkuit Mandalika

Pertamina Mandalika International Street Circuit bakal digunakan untuk menggelar balapan kelas dunia, seperti WSBK hingga MotoGP.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 17 November 2021, 11:54 WIB
Foto aerial perkembangan pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kamis (14/1/2021). Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan perkembangan pembangunan Sirkuit sudah mencapai 42,98 persen. (foto dok MGPA)

Liputan6.com, Jakarta Perhatian dunia, khususnya para pencinta olahraga balap motor roda dua, tengah tertuju ke Indonesia. Tepatnya ke Pertamina Mandalika International Street Circuit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sirkuit jalan raya sepanjang 4,31 km ini menjadi jendela untuk mengintip pesona Tanah Air dengan iringan deru mesin para pembalap kelas dunia.

Sirkuit Jalan Raya Internasional Pertamina, Mandalika, diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, Jumat (12/11/2021). Pria yang akrab disapa Jokowi itu bahkan menjajal langsung lintasan tersebut menggunakan sepeda motor miliknya, yakni Kawasaki W175 yang telah dimodifikasi.

"Saya pikir ada banyak tikungan yang sangat tajam, di sini ada 17 tikungan yang menurut saya semuanya sulit bagi saya. Bagi pembalap, mungkin tidak ada masalah, tapi bagi saya, itu sangat sulit," kata Presiden Jokowi usai menjajal sirkuit seperti dilansir dari situs resmi WSBK, Sabtu (13/11/2021).

"Event besar yang akan terus digelar setiap tahun di Sirkuit Mandalika tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di provinsi NTB," kata Presiden Jokowi usai meresmikan sirkuit Mandalika.

Setelah acara peresmian, ada dua agenda besar yang bakal bergulir di Sirkuit Mandalika, yakni World Super Bike Championship (WSBK) dan MotoGP. Seri terakhir WSBK 2021 digelar 19-21 November, sedangkan Maret 2022, giliran pembalap MotoGP yang berkesempatan melibas sirkuit tepi pantai itu.

Sirkuit Mandalika bahkan bakal jadi penentu gelar juara dunia superbike (WSBK) musim ini yang melibatkan Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea. Keberhasilan Toprak menjuarai seri Argentina membuatnya terpaut 30 poin dari Rea. Namun keberhasilan Rea menempati posisi kedua memaksa penentuan juara dunia bakal dituntaskan pada seri terakhir di sirkuit baru Indonesia.

Satu agenda terdekat lainnya, yakni Idemitsu Asia Talent Cup pada 19-21 November 2021. Balapan ini seharusnya berlangsung sehari setelah acara peresmian, tapi batal karena kekurangan marshal.

Lanjut Baca:

Juara enam kali WSBK, Jonathan Rea, sudah tidak sabar ingin mengaspal di Mandalika. Dia penasaran dengan keindahan sirkuit yang diperkirakan menelan biaya Rp 1,3 Triliun tersebut. "Menghitung mundur menuju final di Lombok. Sudah lihat banyak foto dan video dari sirkuit baru di sana. Tidak sabar ingin melihat kalian semua di sana," ujar pembalap tim Kawasaki itu melalui akun Instagram-nya. Di Mandalika nanti, Rea pun berniat mengincar gelar juara dunia ketujuhnya. Mantan pembalap MotoGP, Mick Doohan, melihat aroma persaingan yang bakal berbeda di Mandalika. Setelah melihat sirkuit jalan raya itu September lalu, pria asal Australia yang pernah memenangkan 5 gelar pada balapan grand prix itu menyebut para pembalap bisa terlena saat tampil di sana. "Sangat sulit membedakan balapan atau hari libur di sirkuit MotoGP Mandalika karena pemandangan di sekitar sirkuit yang menarik," katanya memuji keindahan Sirkuit Mandalika, September lalu. Namun ternyata tidak hanya pembalap yang bersedia menarik tuas gas dalam-dalam di sirkuit baru ini. PT Pertamina (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus berusaha mengusai pasar dunia juga tidak mau hanya jadi penonton saat hajatan kelas dunia menyambangi Tanah Air. Sebagai bagian dari upaya go global, Pertamina pun mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya