Top 3: Harga Emas Terjun Bebas, Saatnya Beli?

Berita mengenai turunnya harga emas ini yang paling banyak dibaca

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 31 Oktober 2021, 08:00 WIB
Pegawai menunjukkan emas batangan 24 karat di gerai Galeri 24, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (5/8/2021). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk dijual lebih murah Rp 2.000 per gram pada hari ini ke posisi Rp 941 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat, dibebani oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS dan dolar AS yang lebih kuat.

Data menunjukkan harga inflGold turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat, terbebani oleh dolar yang lebih kuat setelah AS data menunjukkan inflasi tetap panas bulan lalu menempatkan fokus kembali pada pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.

Berita mengenai turunnya harga emas ini yang paling banyak dibaca. Selain itu, masih ada beberapa berita yang tak kalah menarik.

Berikut daftar berita yang paling banyak dibaca di kanal Bisnis Liputan6.com, Minggu (31//10/2021):

1. Harga Emas Terjun ke Level Terendah Seminggu, Saatnya Beli?

Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat, dibebani oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS dan dolar AS yang lebih kuat.

Data menunjukkan harga inflGold turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat, terbebani oleh dolar yang lebih kuat setelah AS data menunjukkan inflasi tetap panas bulan lalu menempatkan fokus kembali pada pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (30/10/2021), harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi USD 1.782,23 per ounce pada pukul 14:10. EDT (1810 GMT). Harga emas berjangka AS untuk bulan Desember turun 1,04 persen pada USD 1.783,90 per ounce.

Data belanja konsumen memicu kekhawatiran tentang tindakan kebijakan moneter agresif dari The Fed untuk memerangi lonjakan harga, mengirim imbal hasil obligasi 10-tahun AS naik setinggi 1,6190 persen, dan dolar melonjak 0,8 persen.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Bocoran Materi SKB CPNS 2021 di Instansi Daerah, Buruan Catat

Peserta SKB CPNS 2019. Dok BKN

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan bocoran seputar referensi materi ujian Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB CPNS 2021 bagi para pelamar di instansi daerah.

Ujian SKB CPNS sendiri akan dimulai pada pertengahan November mendatang. Pelaksanaan tes akan dibagi dalam dua tahap, dimana Tahap I berlangsung pada 15-28 November 2021, kemudian Tahap II digelar pada 27 November-18 Desember 2021.

Sama seperti di pusat, penyelenggaraan tes SKB CPNS di pemerintah daerah juga bakal menggunakan skema berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Secara materi, BKN mengarahkan peserta ujian SKB pada jabatan fungsional di instansi daerah untuk banyak membaca sejumlah kebijakan pemerintah terkait formasi yang diambil.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Ada yang Bisa 5 Bahasa? Erick Thohir Janji Beri Hadiah

Menteri BUMN Erick Thohir dalam penandatanganan rantai pasok UMKM ke BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris untuk memperluas cakrawala ilmu sekaligus menyiapkan diri berkompetisi di dunia global.

Namun begitu, Erick juga meminta generasi muda untuk tidak melupakan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah agar identitas budaya aslinya tetap terjaga.

Petuah tersebut ia berikan seusai berkelana ke kampung kain Tuan Kentang di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Dalam sebuah video yang disiarkan melalui akun Instagram @erickthohir, dirinya mengajak anak-anak setempat untuk getol belajar bahasa.

"Bahasa Indonesia kita lestarikan sebagai bahasa kebangsaan, bahasa asing kita jadikan jembatan untuk bisa memperluas wawasan. Ah tapi jangan lupa bahasa daerahmu ya untuk melestarikan budaya," pesan Erick Thohir, dikutip Sabtu (30/10/2021).

Baca artikel selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya