Menko Polkam-KKB Bertemu di Banda Aceh

Pertemuan tertutup Menko Polkam dan Ketua Komite Keamanan Bersama membahas mekanisme tugas yang akan dijalankan. Empat pos TNI tetap berdiri di Cot Trieng atas permintaan masyarakat.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Desember 2002, 20:28 WIB
Liputan6.com, Banda Aceh: Pimpinan Joint Security Committe atau Komite Keamanan Bersama Major Jenderal Thonangsak Tuvinon bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (19/12). Pertemuan yang berlangsung tertutup di kediaman resmi Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Puteh di Banda Aceh itu, membicarakan mekanisme tugas yang akan dijalankan. Demikian dikemukakan Ketua KKB Tuvinon, yang didampingi wakilnya, Brigadir Jenderal Lomonga.

Semula pertemuan yang juga dihadiri Panglima Daerah Militer Iskandar Muda Mayjen TNI Djali Yusuf dan Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Polisi Yusuf Manggabarani akan berlangsung pukul 09.00 WIB. Namun, pertemuan dimajukan mendadak menjadi pukul 07.30 WIB. Pimpinan Henry Dunant Centre Aceh Mark Night dan staf HDC juga ikut dalam perbincangan tersebut. Sayangnya, Menko Polkam tidak bersedia berkomentar. Susilo dan Menko Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla, buru-buru terbang ke Jakarta.

Sementara itu, suasana dan kondisi masyarakat di kawasan rawa-rawa Cot Trieng, Aceh Utara, dilaporkan berangsur normal, pascapenarikan pasukan TNI yang mengepung personel Gerakan Aceh Merdeka di sana. [Baca: Djali Yusuf: Pengepungan GAM Segera Berakhir]. Meski begitu, empat pos TNI tetap berada di kawasan itu, atas permintaan masyarakat. Di antaranya, dua di Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Dua, sebuah pos di Desa Pulo Iboh, Kecamatan Kuta Makmur, dan satu pos di Desa Keutapang, Kecamatan Nisam.

Rumah-rumah warga yang sempat melompong ditinggalkan penghuninya untuk menghindari kemungkinan kontak senjata kini mulai ditempati kembali. Bahkan, para bocah pun tampak tak canggung bermain di antara tentara yang masih ditempatkan di lokasi tersebut.

Jalan utama yang menghubungkan Desa Cot Trieng dengan Desa Polo Iboh yang menjadi ring satu selama pengepungan, mulai dilalui warga. Para petani yang sempat meninggalkan tanah garapan sudah mulai beraktivitas. Sebagian petani yang sempat menelantarkan kebun meski memasuki masa panen, sudah kembali ke kebun untuk memanen. Bahkan, sejumlah anggota TNI turut berbaur dengan masyarakat mengisi waktu senggang.(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya