Rupiah Dibuka Melemah Imbas Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed

Nilai tukar rupiah dibuka di angka 14.262 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 10 September 2021, 10:50 WIB
Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif pada perdagangan jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah hari ini merespons pernyataan hawkish (sinyal kenaikan suku bunga) dari pejabat bank sentral Amerika Serikat The Fed.

Mengutip Bloomberg, Jumat (10/9/2021), nilai tukar rupiah dibuka di angka 14.262 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.252 per dolar AS. Namun menjelang siang, rupiah kembali menguat ke 14.222 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, kurs rupiah bergerak di kisaran 14.222 per dolar AS hingga 14.275 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 1,23 persen.

"Dolar AS menguat pasca pernyataan empat pejabat Federal Reserve AS, yaitu Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, Presiden Fed Dallas Robert Kaplan, Presiden Fed New York John Williams dan Presiden St. Louis James Bullard yang mengatakan bahwa pemangkasan pembelian obligasi masih dapat dimulai pada tahun ini," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dikutip dari Antara, Jumat (10/9/2021).

Data klaim tunjangan pengangguran di AS turun 35.000 menjadi 310.000 klaim untuk minggu yang berakhir 4 September 2021, level terendah sejak pertengahan Maret 2020.

Data tersebut memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan bergerak lebih cepat untuk melakukan pengurangan stimulus atau tapering.

Selanjutnya pada hari ini, pelaku pasar akan mencari katalis dari rilis data Producer Price Index (PPI) AS pada malam nanti.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dampak Kasus Covid-19

Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Rabu (19/6) ditutup menguat sebesar Rp 14.269 per dolar AS atau menguat 56,0 poin (0,39 persen) dari penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar )

Terkait pandemi, jumlah kasus harian COVID-19 pada Kamis (9/9) bertambah 5.990 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,15 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 334 kasus sehingga totalnya mencapai 138.116 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 10.650 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,89 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 127.829 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 70,32 juta orang dan vaksin dosis kedua 40,36 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Pada Kamis (9/9) kemarin, rupiah ditutup stagnan alias sama dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya