Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta Michael Victor Sianipar menyatakan telah menegur keras kepada anggotanya, Viani Limardi terkait cekcok dengan petugas saat terjaring razia ganjil genap.
"Kami sudah menegur keras anggota kami Sis Viani, sekaligus memastikan bahwa ini tidak akan terulang kembali," kata Michael dalam keterangannya, Kamis (12/8/2021).
Advertisement
PSI, menurut Michael menyampaikan permintaan maaf dan juga menyampaikan apresiasi pada para petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan.
"Petugas di lapangan sudah bekerja keras menegakkan aturan yang ditetapkan pemerintah. Kami berterima kasih kepada para petugas di lapangan," kata dia.
Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi terlibat cekcok dengan petugas kepolisian saat terjaring razia ganjil genap di kawasan Gatot Subroto, Kamis pagi 12 Agustus 2021.
"Nanti saya akan protes, saya yang bikin aturannya," kata Viani pada petugas.
Ganjil Genap Kembali Berlaku
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyatakan kebijakan pengaturan nomor polisi ganjil genap bagi kendaraan roda empat kembali diberlakukan pada 12-16 Agustus 2021 guna pembatasan mobilitas.
"Tujuannya untuk membatasi mobilitas kendaraan ganjil genap pada pukul 06.00-20.00 WIB, guna menekan kasus Covid-19," kata Sambodo di Jakarta, Selasa 10 Agustus 2021.
Sambodo menuturkan pemberlakuan aturan pelat nomor polisi ganjil genap diberlakukan seiring dengan penerapan perpanjangan PPKM periode 10-16 Agustus 2021.
Dia menambahkan, pihaknya menutup 100 pos penyekatan PPKM saat penerapan aturan pelat nomor ganjil genap diberlakukan petugas. "Hal ini untuk lebih mengefektifkan pembatasan mobilitas masyarakat," ujar Sambodo.
Pengendalian mobilitas melalui pelat nomor kendaraan ganjil genap meliputi Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Pintu Besar Selatan dan Jalan Gatot Subroto.