FOTO: Peneliti LIPI Kembangkan Fermentasi Jambu Merah untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

oleh Fery PradoloDiperbarui 04 Juni 2020, 22:10 WIB
Tim Peneliti Kimia LIPI, Puspitek Serpong mengembangkan fermentasi jambu merah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama masa Pandemi Covid-19.
Tim Peneliti Kimia LIPI, Puspitek Serpong mengembangkan fermentasi jambu merah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama masa Pandemi Covid-19.
Peneliti menunjukkan buah jambu merah dan minuman jambu merah yang telah difermentasi di Kimia Pangan Pusat Penilitian Kimia LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang, Kamis (4/6/2020). Proses fermentasi selama 2-7 hari cocok diminum yang imunitas rendah di masa pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Jambu merah dipotong untuk diblender sebelum proses fermentasi di Kimia Pangan Pusat Penilitian Kimia LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang, Kamis (4/6/2020). Sebelum fermentasi peneliti menambah bakteri probiotiotik. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Peneliti memblender jambu merah sebelum difermentasi di Kimia Pangan Pusat Penilitian Kimia LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang, Kamis (4/6/2020). Fermentasi jambu memiliki kandungan polifenol, flavonoid, antioksidan dan asam organik yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.(Liputan6.com/Fery Pradolo)
Peneliti menuangkan jambu merah yang telah diblender sebelum difermentasi di Kimia Pangan Pusat Penilitian Kimia LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang, Kamis (4/6/2020). Proses fermentasi selama 2-7 hari cocok diminum yang imunitas rendah di masa pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Peneliti menuangkan jambu merah yang telah diblender sebelum difermentasi di Kimia Pangan Pusat Penilitian Kimia LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang, Kamis (4/6/2020). Fermentasi jambu memiliki kandungan polifenol, flavonoid, antioksidan dan asam organik. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Peneliti melakukan proses homogenizer untuk memperkecil ukuran partikel sebelum difermentasi di Kimia Pangan Pusat Penilitian Kimia LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang, Kamis (4/6/2020). Sebelum fermentasi peneliti menambah bakteri probiotiotik. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya