Mulut Terasa Pahit saat Puasa, Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mulut yang terasa pahit memang menjadi salah satu keluhan yang sering dirasakan saat puasa, di samping bau mulut.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 17 Mei 2020, 05:00 WIB
Ilustraasi foto Liputan6

Liputan6.com, Jakarta - Penyebab mulut terasa pahit saat puasa dipengaruhi beberapa kebiasaan buruk selama Ramadan. Antara lain tak menggosok gigi secara teratur, kurang minum, hingga mengonsumsi makanan dan minuman tidak sehat.

Mulut yang terasa pahit memang menjadi salah satu keluhan yang sering dirasakan saat puasa, di samping bau mulut. Walau tidak terlalu berbahaya, kamu harus selalu menjaga kebersihan mulut agar terhindar dari gangguan kesehatan.

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa harus segera diatasi agar ibadah yang dijalankan lancar. Sebab jika tidak diatasi, bisa diikuti dengan berbagai gejala lainnya. Mulut terasa pahit bisa jadi tanda penyakit yang cukup serius.

Berikut penyebab mulut terasa pahit saat puasa yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.

 


Jarang Gosok Gigi

Ilustrasi Foto Membersihkan dan Menggosok Gigi (iStockphoto)

Penyebab mulut terasa pahit yang pertama adalah jarang gosok gigi. Mulut merupakan tempat tinggal yang ideal untuk tumbuh kembang bakteri.

Hal ini dikarenakan rongga mulut merupakan tempat yang lembap dan hangat. Jika kamu tidak rajin menggosok gigi dan memperhatikan kebersihan mulut, tentunya bakteri dan kuman bisa merajalela.

Banyaknya bakteri dan kuman di dalam mulut dapat menimbulkan berbagai masalah gigi dan gusi seperti gingivitis, periodontitis, dan infeksi gigi. Hal ini juga merupakan salah satu penyebab mulut terasa pahit saat puasa.

Untuk mengatasi penyebab mulut terasa pahit ini pastikan kamu menggosok gigi dua kali sehari. Sikatlah gigi satu kali setelah sahur dan satu kali sebelum tidur, masing-masing selama dua menit.

Selain itu, membersihkan lidah dua kali sehari terbukti dapat mengatasi bakteri penyebab rasa pahit, pembentukan plak, bau mulut, dan masalah mulut lainnya saat puasa. Ada dua cara membersihkan lidah, yaitu dengan menggunakan pengeruk lidah (tongue scraper) atau dengan sikat gigi.

Bersihkan lidah setiap selesai sahur dan berbuka puasa. Setelah itu, lanjutkan dengan berkumur. Pilihlah obat kumur dengan kandungan antibakteri untuk membasmi bakteri yang tidak tersentuh oleh alat pengeruk lidah ataupun sikat gigi.


Kurang Minum

ilustrasi minum air putih/pexels

Kurang asupan cairan tubuh juga dapat menjadi penyebab mulut terasa pahit berikutnya. Rasa pahit di mulut, terutama lidah terjadi karena produksi air liur yang berkurang akibat tubuh yang kekurangan cairan selama melaksanakan ibadah puasa.

Lanjut Baca:

Kelenjar liur dalam mulut menjadi kering karena tubuh memusatkan penumpukan cairan di tempat lain yang lebih membutuhkannya. Akibatnya, jumlah oksigen di mulut juga ikut menurun sehingga memicu pertumbuhan bakteri anaerob. Bakteri-bakteri tersebut memproduksi sulfur yang menyebabkan bau tidak sedap dan rasa pahit di lidah. Untuk itu, kamu harus selalu mencukupi asupan cairan setiap harinya. Meski tidak bisa minum pada siang hari, kamu dapat menyiasatinya dengan minum tiga gelas air ketika berbuka puasa, dua gelas sebelum tidur, dan tiga gelas saat sahur.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya