FOTO: Pidato Politik Terakhir SBY Sebagai Ketum Demokrat

oleh Johan FatzryDiterbitkan 15 Maret 2020, 13:00 WIB
Pidato Politik SBY Sebagai Ketum Demokrat
SBY menyampaikan pidato politik terakhirnya sebagai ketua partai dimana posisinya akan digantikan oleh putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah mendapatkan dukungan 93 persen dari pemegang hak suara Demokrat.
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pidato politik dan membuka Kongres ke V Partai Demokrat, Jakarta, Minggu (15/3/2020). SBY menyampaikan pidato politik terakhirnya sebagai ketua partai dimana posisinya akan digantikan Agus Harimurti Yudhoyono. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tiba menghadiri Kongres ke V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). SBY akan digantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah mendapatkan dukungan 93 persen dari pemegang hak suara Demokrat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri Kongres ke V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). SBY akan digantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah mendapatkan dukungan 93 persen dari pemegang hak suara Demokrat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pidato politik dan membuka Kongres ke V Partai Demokrat, Jakarta, Minggu (15/3/2020). SBY menyampaikan pidato politik terakhirnya sebagai ketua partai dimana posisinya akan digantikan Agus Harimurti Yudhoyono. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyapa kadernya saat menghadiri Kongres ke V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). SBY akan digantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah mendapatkan dukungan 93 persen dari pemegang hak suara Demokrat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tiba menghadiri Kongres ke V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). SBY akan digantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah mendapatkan dukungan 93 persen dari pemegang hak suara Demokrat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya