Liputan6.com, Beirut - Warga Lebanon pada Jumat (18/10/2019) turun ke jalan untuk melakukan unjukrasa menentang rencana pemerintah mengenakan pajak baru untuk penggunaan WhatsApp, di tengah krisis ekonomi di negeri tersebut.
Ribuan orang turun ke jalan melampiaskan kemarahan mereka kepada para politisi yang mereka tuduh korup dan salah urus negara sehingga mengalami masalah ekonomi serius, demikian seperti dilansir ABC Indonesia, Jumat.
Advertisement
Protes dimulai dengan beberapa belas orang mendatangi di pusat kota Beirut dengan adanya rencana menerapkan pengenaan pajak sebesar Rp 30 ribu dalam pengiriman pesan di internet termasuk WhatsApp.
Berikut sejumlah potret demonstrasi di Lebanon, sebagaimana dibingkai oleh Associated Press.