6 Pemain Paling Menyebalkan Dalam Rivalitas MU vs Liverpool

Ada pemain dari kedua kubu yang dianggap menyebalkan dalam rivalitas Manchester United kontra Liverpool. Siapa saja mereka?

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 17 Oktober 2019, 20:30 WIB
Wayne Rooney. (AFP/Ian Kington)

Jakarta - Rivalitas Manchester United (MU) dan Liverpool masih menjadi yang terbesar di sepak bola Inggris. Karena itu, jutaan mata bakal tertuju pada duel akbar kedua tim pada lanjutan Liga Inggris di Anfield, Minggu (20/10/2019). 

Laga tersebut tetap menjadi magnet kuat bagi fans meskipun MU tengah terpuruk. Klub berjuluk Setan Merah itu sedang mengalami start terburuk di liga dalam 30 tahun terakhir. 

Dalam delapan pertandingan yang dijalani, MU baru mengoleksi sembilan poin. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer baru mengemas dua kemenangan dan tiga hasil seri, sedangkan sisanya kalah. 

Di sisi lain, Liverpool berkibar di puncak klasemen berkat start sempurna, dengan menyapu bersih delapan kemenangan pada awal musim ini. 

Tapi, tetap saja duel MU melawan Liverpool menarik disimak. Pertandingan dua tim raksasa Inggris itu sarat sejarah, gengsi, dan kerap diwarnai drama. 

Sepanjang sejarah pertemuan kedua tim, ada saja cerita menarik, serta kejadian kontroversial. Salah satu yang menarik adalah sosok pemain. 

Ada pemain dari kedua kubu yang dianggap menyebalkan dalam rivalitas MU kontra Liverpool. Siapa saja mereka? Ini enam di antaranya yang bermain di era Premier League, atau setelah musim 1992, seperti dilansir dari Sportkeeda dan Bleacherreport

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS


1. Luis Suarez

Luis Suarez saat memperkuat Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Di mata para penggemar Liverpool, Luis Suarez tentu saja dianggap sebagai pemain andal yang pernah mereka miliki. Dia merupakan striker tajam di depan gawang lawan.

Kualitas Suarez secara teknik pantas diacungi jempol, serta diakui termasuk oleh tim-tim lawan. Kehadiran Suarez selalu menjadi ancaman bagi tim lawan mana pun, termasuk Manchester United.

Namun, insiden serius terjadi di pertandingan Liverpool kontra MU pada 2011. Pemain yang sekarang membela Barcelona itu dituduh melakukan tindakan rasial terhadap bek Manchester United, Patrice Evra.

Lanjut Baca:

Setelah melakukan penyelidikan, Komisi Regulasi Independent FA juga menyatakan Suarez bersalah. Reaksi klub dan fans Liverpool atas kasus tersebut malah makin mengipasi bara. Kenny Dalgish, yang saat itu jadi manajer Liverpool, memakai kaus untuk mendukung Suarez. Namun, pada 2012, Dalglish membantah bahwa kaus itu adalah idenya. Kekesalan fans MU terhadap Suarez makin kental setelah pada duel di Old Trafford (11 Februari 2012) Suarez enggan bersalaman dengan Evra. Alasannya, sebelumnya Suarez diskors empat bulan terkait perkataan yang berbau rasial terhadap Evra. Alhasil, Suarez menjadi salah satu pemain yang paling menyebalkan, terutama di mata pendukung MU.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya