5 Alasan MU Meminjamkan Alexis Sanchez ke Inter Milan

MU memutuskan meminjamkan Alexis Sanchez ke Inter Milan hingga akhir musim ini tanpa opsi pembelian.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 31 Agustus 2019, 12:30 WIB
Manchester United (MU) meminnjamkan Alexis Sanchez ke Inter Milan hingga akhir musim 2019-2020. (AFP/ Ian Kington)

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) melepas Alexis Sanchez ke Inter Milan. Pemain asal Chile itu pindah ke Inter dengan status pinjaman hingga akhir musim ini tanpa opsi pembelian.

Sanchez bergabung dengan MU dari Arsenal pada Januari 2018. Ketika itu, ia didatangkan dengan MU menyerahkan Henrikh Mikhitaryan ke Arsenal.

MU sangat membutuhkan pemain nomor 7 setelah ditinggal Cristiano Ronaldo pada 2009. Sanchez diharapkan dapat menjadi bintang besar berikutnya yang mengenakan kaos tersebut.

Tapi, harapan tinggal harapan. Sanchez gagal memberikan dampak positif di MU. Apalagi, klub berjuluk Setan Merah itu telah memberikan gaji yang sangat besar kepada Sanchez, yakni mencapai 500.000 pound atau sekitar Rp 9,15 miliar per pekan.

Karena itu, MU kemudian memutuskan meminjamkan Sanchez ke Inter. Meski hal itu akan beresiko karena lini depan MU kini hanya menyisakan Anthony Martial yang paling berpengalaman.

Namun, keputusan MU membiarkan Sanchez pergi dengan status pinjamanan dibenarkan. Berikut lima alasannya seperti dikutip dari Sportskeeda:

 

 


5. Usia

Alexis Sanchez. (AP/Jon Super)

Alexis Sanchez akan berusia 31 tahun pada Desember 2019. Untuk pemain yang sudah menurun, ini merupakan indikasi bahwa Sanchez mungkin telah meninggalkan hari-hari terbaiknya di belakangnya.

Atribut yang pernah menjadikannya pemain yang sangat ditakuti di lapangan - kegigihannya, semangat kebebasannya dan dorongannya, telah absen sejak kedatangannya di Old Trafford. Ia akan sangat sulit untuk kembali ke performa terbaiknya.

Di MU, Manajer Ole Gunnar Solskjaer mendasarkan taktiknya pada esensi kecepatan. Juru taktik asal Norwegia itu ingin timnya menyerang dan bertahan sebagai satu kesatuan.

Dia telah menekankan kebugaran selama musim panas dan taktiknya membutuhkan pemain yang dapat memberikan energi serta intensitas di lapangan untuk waktu yang lama. Sayangnya, Sanchez tidak lagi sesuai dengan harapan. Karena itu, Solskjaer membiarkannya pergi dengan pinjaman ke Inter Milan.

 

 


4. Alasan Moneter

3. Alexis Sanchez - Banyak yang mengira Man City akan datangkan Sanchez saat ia menolak perpanjangan kontrak dari Arsenal. Baik di tahun terakhir kontraknya taupun menuggu tahun berikutnya dengan gratis. (AFP/Lindsay Parnaby)

Alexis Sanchez tiba di Old Trafford dalam kesepakatan pertukaran pada Januari 2018. Tetapi, ada biaya yang melekat pada kesepakatan dan tidak luput dari perhatian.

Pep Guardiola dan Manchester City tertarik kepada Sanchez. Pemain Chile itu nyaris bergabung dengan City, sebelum MU mengintervensi.

Lanjut Baca:

Agar tidak pindah ke sang rival, MU menjadikan Sanchez sebagai pesepak bola dengan bayaran tertinggi. Tapi, langkah itu menjadi bumerang saat ini. Pasalnya, Sanchez gagal memberikan dampak bagi MU walau gajinya sangat tinggi. Ia pun tidak lagi masuk dalam rencana Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer. Karena itu, meminjamkan Sanchez ke Inter Milan adalah kesepakatan yang masuk akal. MU akan membayar sebagian gaji mantan pemain Arsenal itu dalam masa pinjaman selama 10 bulan sekitar 6 juta pound. Keputusan tersebut dinilai lebih baik daripada MU membayar seluruh gaji Sanchez dan membiarkannya duduk di bangku cadangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya