Keluarga Pramugari Terus Pantau Informasi

Keluarga Heni Stefani, salah seorang pramugari asal Lampung, terus memantau perkembangan informasi jatuhnya pesawat asal Rusia tersebut di televisi. Mereka berharap ada mukjizat Sang Maha Kuasa agar Heni lolos dari maut.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Mei 2012, 00:01 WIB
Liputan6.com, Lampung: Keluarga Heni Stefani, salah seorang pramugari asal Lampung, terus memantau perkembangan informasi jatuhnya pesawat asal Rusia tersebut di televisi.

Heni merupakan pramugari PT Sky Aviation, salah satu maskapai penerbangan yang memesan pesawat Shukoi Superjet 100. Keluarga berharap ada mukjizat Sang Maha Kuasa agar Heni lolos dari maut.

Adik sepupu Heni, Adelia, mengaku sempat berhubungan melalui Blackberry Messanger (BBM) dua hari sebelum kejadian itu. Heni sempat mengirimkan foto-foto dirinya melalui ponsel untuk diedit dan disimpan baik-baik.

Menurut Adelia, Heni juga sempat meng-update status Blackberry-nya hanya dengan satu tanda baca yakni tanda titik. Hingga kini keluarga tidak mengetahui apa maksud status Heni tersebut.
 
Hingga kini, tercatat 12 penumpang Sukhoi ditemukan tewas di sekitar jatuhnya pesawat di lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. ebanyak enam jenazah korban sudah dievakuasi ke Posko III di ketinggian 2.211 meter. Menurut Koordinator Tim Gabungan Kolonel Inf. Putranto, enam jenazah lain belum sempat dibawa [baca: Sebanyak Enam Jenazah Korban Sudah Dievakuasi]. (APY/YUS)
 
 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya