18-3-1965: Perdana, Manusia Melangkahkan Kaki di Angkasa Luar

18 Maret 1965 adalah momen bersejarah dalam bidang eksplorasi angkasa luar, sebab manusia bisa berjalan di ruang hampa.

oleh Rasheed Gunawan diperbarui 18 Mar 2019, 06:00 WIB
Kosmonaut asal Uni Soviet bernama Alexey Leonov. (Wikimedia Public Domain)

Liputan6.com, California - Hari ini, 54 tahun silam, menjadi hari penting bagi sejarah antariksa dunia. Pada 18 Maret 1965, seorang kosmonaut asal Uni Soviet bernama Alexey Leonov berhasil melakukan space walk atau berjalan di angkasa luar. Ia merupakan manusia pertama yang berhasil melakukan hal tersebut.

Seperti dimuat BBC, Leonov melakukan space walk pada ketinggian 500 km di atas Bumi, selama kurang lebih 12 menit. Saat itu, ia melihat Bumi dari kejauhan, seperti melihat kanvas raksasa dengan warna dan tekstur yang kontras.

"Rasanya saat melihat Bumi, saya hanya lah butiran pasir. Dunia ini besar sekali. Anda akan melihat kebesaran dari segala semesta ini," ujar Leonov, menceritakan pengalamannya saat space walk.

Selain rasa takjub, Leonov mengalami hal yang membuat dirinya hampir di ujung maut. Saat itu, pakaian kosmonaut tersebut tiba-tiba rusak. Sarungan dan sepatu boot-nya pun lepas. Ketika itu juga ia bergegas kembali ke pesawat Voskhod 2.

Dengan cepat, Leonov melepaskan oksigen dari pakaiannya untuk menghilangkan tekanan dan masuk ke dalam kapsul. Meski sudah berada di dalam kapsul, bahaya belum selesai mengincarnya dan kru.

Pintu tempat keluar masuk pesawat ruang angkasa berputar. Hal ini sangat berbahaya bagi Leonov dan timnya, karena bisa meningkatkan oksigen dan membuat kabin mudah terbakar.

Ketegangan tidak berhenti sampai di situ. Leonov dan rekan-rekannya kembali mengalami masalah. Pengendali roket otomatisnya tidak berfungsi. Sehingga mereka terpaksa menggunakan pengendali roket manual dengan perhitungan penerbangan yang harus tepat.

Jika salah perhitungan, maka mereka akan terlontar jauh ke angkasa luar atau jatuh ke Bumi tanpa terkendali.

Pada akhirnya Leonov berhasil mendarat di pedalaman Siberia dengan selamat. Kendati lokasi pendaratan menjadi lokasi yang cukup berisiko lantaran terdapat banyak kawanan serigala dan beruang liar.

Keberhasilan Leonov melakukan space walk ini terjadi di tengah persaingan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat dalam penerbangan ke angkasa luar. AS tak mau kalah, dan pada tahun 1969 berhasil mengirim astronaut Neil Armstrong menginjakkan kaki di Bulan.

Sejarah lain mencatat pada 18 Maret 1922, Mahatma Gandhi divonis 6 tahun penjara atas kasus pembangkangan sipil (civil disobedience) di India.

Sedangkan pada tanggal yang sama tahun 1926, sebuah prestasi di bidang antariksa terekam. Robert H. Goddard tercatat sebagai orang pertama yang berhasil meluncurkan roket berbahan bakar cair di Auburn, Massachusetts.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya