Mengejutkan, Ada Pabrik Miras Oplosan di Tengah Hutan

Operasi penggerebekan pabrik minuman keras oplosan di tengah hutan bocor.

oleh Liputan6.com diperbarui 10 Feb 2019, 13:00 WIB
Ilustrasi korban miras oplosan (Liputan6.com/Nafisco)

Liputan6.com, Sorong - Komando Rayon Militer (Koramil) 1802-03 Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat, menemukan pabrik minuman keras oplosan di dalam hutan Katimin. Penemuan pabrik minuman keras oplosan terbaru berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat pada Jumat, 8 Februari 2019.

Komandan Koramil Salawati Lettu Inf. Denny Manuhutu mengatakan informasi masyarakat tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Koramil dengan melakukan penggerebekan terhadap pabrik minuman keras oplosan tersebut.

Dalam penggerebekan tersebut anggota Koramil melibatkan masyarakat setempat sebagai saksi bahwa di daerahnya ada pabrik minuman keras tanpa izin.

Hasil penggerebekan, kata Danramil, ditemukan 18 alat masak minuman keras keras oplosan, 18 kompor dan 58 drum sebagai tempat bahan baku pembuatan.

Selain itu, pihaknya juga menemukan bahan pembuat minuman keras oplosan di lokasi, yakni satu karton pernipan atau serbuk penyedap makanan, lima karung gula pasir ukuran 50 kg, dan 400 liter minuman keras oplosan siap diedarkan.

Denny menjelaskan, diduga kedatangan anggota Koramil ke lokasi pabrik minuman keras oplosan tersebut telah bocor sebab tidak ditemukan seorang pun di lokasi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pabrik minuman keras oplosan tersebut," ujarnya di Sorong, Sabtu (9/2/2019), dilansir Antara.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya