Kisah Sejarah Kota Tua Jerussalem

Kota Tua Jerusalem mempunyai kisah sejarah yang sangat panjang. Mengunjungi Kota Tua Jerusalem rasanya seperti sedang membuka kembali catatan sejarah kuno peradaban manusia.

oleh Liputan6 diperbarui 06 Apr 2012, 19:00 WIB
Liputan6.com, Jerussalem: Kota tua Jerusalem mempunyai kisah sejarah yang sangat panjang. Salah satu dari beberapa tempat yang selalu dikunjungi wisatawan peziarah adalah kawasan Via Dolorosa atau kawasan Jalan Salib.

Mengunjungi Kota Tua Jerusalem rasanya seperti sedang membuka kembali catatan sejarah kuno peradaban manusia. Termasuk di dalamnya tentang karakter manusia dalam dinamika hubungannya dengan Allah.  

Salah satu tempat yang selalu dikunjungi wisatawan peziarah Katolik dan umat Kristen dari seluruh dunia adalah Via Dolorosa. Jalan duka atau biasa juga disebut dengan Jalan Salib adalah tempat Yesus dihadapkan dan diadili oleh penguasa Romawi ketika itu Pontius Pilatus. 

Di depan benteng Antonia di kawasan Via Dolorosa, Yesus dijatuhi hukuman mati dengan cara disalib. Dalam perjalanan memanggul salib menuju ke Bukit Kalvari atau dalam bahasa Yunani disebut golgota, Yesus berulang kali dicambuk dan disiksa oleh para tentara Romawi. Tak hanya itu, para pengikut Yesus ketika itu pun menyangkal dan meninggalkannya karena faktor politis dan intimindasi para penguasa.

Kedatangan para peziarah dari seluruh dunia ke Via Dolorosa ini biasanya untuk mengenang kembali perjalanan salib Yesus. Perjalanan salib Yesus yang berujung pada peristiwa kematian dan kebangkitan adalah inti iman Kristiani dan inilah puncak perayaan umat Kristiani yang disebut Paskah.

Setelah mengunjungi Via Dolorosa, para peziarah juga sempat mengunjungi tempat jenazah Yesus dibaringkan dan kemudian dimakamkan.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya