Jadi Tersangka, Idrus Marham Tetap Berkomitmen Memenangkan Jokowi-Ma'ruf

Idrus menuturkan, sebagai kader Partai Golkar, tak ada niatnya untuk membangkang dari keputusan partai yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 25 Agustus 2018, 03:27 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi ucapan selamat kepada Menteri Sosial Idrus Marham seusai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/1). Idrus diangkat sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa. (Liputan6.com/Pool/Randi)

Liputan6.com, Jakarta - Politisi Golkar Idrus Marham menyatakan komitmennya tetap memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Meski kini dia mundur sebagai Menteri Sosial lantaran ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi proyek PLTU Riau-1.

"Apa ada wajah-wajah saya penghianat? Kacau juga ini," kata dia usai sertijab di Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018).

Idrus menuturkan, sebagai kader Partai Golkar, tak ada niatnya untuk membangkang dari keputusan partai yang mendukung Jokowi-Ma'ruf. Dia pun menyanjung pemerintahan Jokowi, di mana selama 7 bulan menjabat sebagai Mensos angka kemiskinan menurun.

"Sudah pasti kan kader Golkar. Saya kan masih kader, masih anggota. Masalah bagaimana, ya sukses Presiden Jokowi karena sudah terbukti itu angka kemiskinan sudah turun," tegas Idrus Marham.

Selain berkomitmen dalam pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Idrus mengaku akan fokus mengikuti proses hukum di KPK. Serta diselingi kegiatan menjadi penceramah. Namun, Idrus enggan menjelaskan lebih lanjut bagaimana proses hukum di KPK.

"Kok masih nanya," jawab Idrus Marham ketika ditanya apakah bakal kooperatif menjalani pemeriksaan KPK.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

Reporter: Ahda Bayhaqi

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya