Dorong Pariwisata Bali Berdaya Saing Global, Tour Guide Ikut Pelatihan Kompetensi dan Sertifikasi Profesi

Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Provinsi Bali memberikan pemandu wisata atau tour guide mengikuti pelatihan kompetensi dan sertifikasi profesi.

oleh Tim NewsDiterbitkan 23 Oktober 2025, 21:15 WIB
Pura Ulun Danu Beratan (Image Bank Liputan6)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata, pemandu wisata atau tour guide di Bali mengikuti pelatihan kompetensi dan sertifikasi profesi.

Para peserta menerima pembekalan, mulai dari topik komunikasi pariwisata, etika pelayanan, pengenalan budaya lokal, dan wawasan lingkungan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya menilai, program tersebut sebagai langkah nyata sektor industri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di bidang pariwisata yang unggul dan berdaya saing global.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha sangat dibutuhkan untuk menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, terutama dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari rantai ekonomi wisata," ujar I Wayan Sumarajaya melalui keterangan tertulis, Kamis (23/10/2025).

Dia menjelaskan, para peserta yang ikut dalam pelatihan juga mendapatkan sertifikasi profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Parindo. Hal ini, kata I Wayan Sumarajaya, sebagai bentuk pengakuan resmi atas kemampuan dan keahlian peserta.

"Pemandu lokal sangat yang berperan penting dalam memperkenalkan keindahan alam dan budaya Bali kepada wisatawan mancanegara maupun domestik," jelas I Wayan Sumarajaya.

Sementara itu, Mulia Prabowo selaku penyelenggara berharap kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengalaman wisatawan sekaligus membuka peluang kolaborasi antara pelaku industri dan pemandu lokal.

 

Harap Bisa Beri Kontribusi Pembangunan Berkelanjutan di Pariwisata

Pemandu wisata atau tour guide di Bali mengikuti pelatihan kompetensi dan sertifikasi profesi. (Ist)

Mulia Prabowo menjelaskan, jika pelatihan ini merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Pertamina (Persero) dan PT Patra Jasa melalui unit bisnisnya The Patra Bali Resort & Villas.

"Kami berharap pelatihan dan sertifikasi ini dapat memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi wisatawan yang mengunjungi Bali, serta mendorong kolaborasi dengan tour guide lokal untuk mempromosikan paket wisata dan kuliner," ucap Mulia, pria yang juga menjabat sebagai Pjs. Manager Relation & CSR PT Patra Jasa.

Ia juga menegaskan melalui kegiatan ini, pihaknya berkomitmen untuk bertumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata.

Hal senada dikatakan oleh General Manager The Patra Bali Resort & Villas Andi Erwanto. Ia menilai pengembangan SDM pariwisata menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan wisata di Bali.

"Kami percaya bahwa kualitas pelayanan wisata tidak hanya bergantung pada fasilitas, namun juga pada kualitas sumber daya manusianya. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami berharap para lokal tour guide dapat semakin percaya diri dan profesional dalam menjalankan tugas mereka," pungkas Andi Erwanto.

Infografis Ragam Ulah Turis Asing Sewa Sepeda Motor di Bali. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya