Cak Imin: Paham Radikalisme Ekspresi Kebodohan

Karena itu, Cak Imin mengatakan, kualitas pemahaman mengenai agama harus ditingkatkan, salah satunya seperti lewat pendidikan.

oleh Yunizafira Putri Arifin WidjajaDiterbitkan 03 Juni 2018, 07:28 WIB
Senyum Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (11/5). Pertemuan membahas kondisi kebangsaan terkini jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyatakan, paham radikalisme hanyalah buah kebodohan. Menurutnya, itu terjadi akibat kualitas pemahaman agama yang kacau.

"Paham radikalisme? Itu hanya cobaan, godaan. Itu hanya ekspresi dari kebodohan,"kata Cak Imin di Gedung GP Ansor, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2018).

Karena itu, Cak Imin mengatakan, kualitas pemahaman mengenai agama harus ditingkatkan, salah satunya seperti lewat pendidikan.

"Harus diangkat, lewat cara pendidikan dan dialog," kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko menyatakan masalah paham radikal memang harus diselesaikan.

Kata Moeldoko, pencegahan dan bergerak masif diperlukan untuk menghalau masuknya paham tersebut. Selain itu, dibutuhkan juga penyadaran seluruh pihak yang telah tertular oleh paham radikalisme.

"Ini perlu kesadaran dan kepastian dan prefentif harus dilakukan dengan baik," ucap Moeldoko.

Terkait paham radikalisme, tindakan tegas terhadap hal-hal yang belum bisa diperbaiki sebut Moeldoko juga dibutuhkan. 

"Untuk itu TNI telah menyiapkan kopsusgab, dan itu sebuah instrumen yang untuk mem-backup kepolisian," sebutnya.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya