Liputan6.com, Solo: Pemerintah menepis berbagai tudingan dari berbagai kalangan, khususnya pemerintahan asing, yang menganggap beberapa pondok pesantren di Indonesia menjadi sarang teroris internasional. Menurut Wakil Presiden Hamzah Haz, tidak ada cukup bukti yang mengindikasikan jaringan terorisme internasional masuk ke kalangan pesantren di Tanah Air [baca: Wapres: Urusan Dalam Negeri Jangan Dicampuri. Demikian ditegaskan Hamzah Haz dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Mukmin di Desa Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (29/5) petang.
Selain itu, Hamzah juga menyatakan, di lingkungan para santri tidak ada indikasi penggalangan kekuatan yang ditujukan untuk melawan pemerintah. Kedatangan Wapres di Pontren pimpinan Ustad Abu Bakar Baasyir ini untuk memberikan dorongan bagi para santri supaya meningkatkan kemampuan ilmu yang disesuaikan dengan kepentingan bangsa. Dalam kunjungan ini, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini tidak melakukan pembicaraan khusus dengan Abu Bakar Baasyir.(ZAQ/Yudi Sutomo)
Selain itu, Hamzah juga menyatakan, di lingkungan para santri tidak ada indikasi penggalangan kekuatan yang ditujukan untuk melawan pemerintah. Kedatangan Wapres di Pontren pimpinan Ustad Abu Bakar Baasyir ini untuk memberikan dorongan bagi para santri supaya meningkatkan kemampuan ilmu yang disesuaikan dengan kepentingan bangsa. Dalam kunjungan ini, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini tidak melakukan pembicaraan khusus dengan Abu Bakar Baasyir.(ZAQ/Yudi Sutomo)